Hasil Retribusi Bontang Kuala Harus Kembali ke Warga, Winardi Minta Sekadar Bangun Infrastruktur

KAREBAKALTIM.com,BONTANG – Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang Winardi menegaskan bahwa pendapatan dari retribusi kawasan wisata Bontang Kuala harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, hasil pungutan yang dibayarkan pengunjung perlu dikembalikan dalam bentuk program yang mampu menggerakkan ekonomi dan aktivitas warga setempat.

Winardi menjelaskan bahwa kebijakan retribusi pada prinsipnya merupakan instrumen yang sah untuk mendukung pendapatan daerah. Namun, pemerintah perlu memastikan kebijakan tersebut tidak menimbulkan kesan bahwa masyarakat hanya dijadikan objek penerimaan daerah.

“Masyarakat harus melihat bahwa retribusi yang mereka bayarkan kembali dalam bentuk manfaat. Jadi bukan hanya masuk sebagai pendapatan, tetapi ada dampak yang benar-benar dirasakan warga,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah berkoordinasi dengan Lembaga Adat Kutai Bontang Kuala dalam proses penyusunan kebijakan. Menurutnya, pelibatan masyarakat dan tokoh adat menjadi faktor penting agar kebijakan yang diterapkan mendapat dukungan publik.

Lebih lanjut, Winardi mendorong agar sebagian hasil retribusi digunakan untuk mendukung kegiatan seni dan budaya yang dapat menjadi daya tarik wisata tambahan di Bontang Kuala.

“Kalau kawasan wisata ini sudah ramai, tinggal bagaimana kita menambah alasan bagi orang untuk datang dan berlama-lama. Kegiatan seni, budaya, maupun pameran karya kreatif bisa menjadi salah satu caranya,” katanya.

Menurut dia, Bontang memiliki banyak seniman dan pelaku kreatif yang membutuhkan ruang untuk menampilkan karya mereka. Kehadiran agenda budaya yang rutin diyakini tidak hanya menjadi wadah bagi seniman lokal, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Ketika ada kegiatan yang menarik, jumlah pengunjung bisa bertambah. Dampaknya bukan hanya untuk destinasi wisatanya, tetapi juga dirasakan pedagang, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Karena itu, Winardi berharap pengelolaan retribusi di kawasan Bontang Kuala tidak hanya difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta pelestarian budaya lokal.

“Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Retribusi harus menjadi instrumen yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga identitas budaya daerah secara bersamaan,” pungkasnya. (Adv)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
22,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles