KAREBAKALTIM.com, Penajam Paser Utara – Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit campak dengan memperkuat langkah pengawasan dan deteksi dini di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Penata Kelola Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan PPU, Ponco Waluyo, mengatakan penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan surveilans, pelaporan kasus, hingga investigasi epidemiologi secara cepat apabila ditemukan dugaan kasus di lapangan.
“Sehingga perlu dilakukan penguatan kegiatan surveilans, deteksi dini, pelaporan kasus, investigasi epidemiologi, serta penatalaksanaan kasus secara cepat dan tepat,” ujar Ponco, Selasa (10/3).
Ia menjelaskan, langkah tersebut penting dilakukan guna mencegah penularan yang lebih luas di tengah masyarakat, mengingat campak merupakan penyakit yang sangat mudah menyebar.
Pihaknya menyampaikan bahwa campak termasuk dalam kategori Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Oleh karena itu, respons cepat dari tenaga kesehatan sangat diperlukan, terutama dalam menemukan kasus, mengendalikan penularan, serta meningkatkan cakupan imunisasi pada masyarakat.
Dinas Kesehatan PPU juga mengimbau rumah sakit, puskesmas, klinik, serta tenaga kesehatan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pasien yang menunjukkan gejala campak, khususnya demam yang disertai ruam pada kulit.
“Suspek campak adalah setiap orang dengan demam dan ruam makulopapular, dengan atau tanpa disertai batuk, pilek, yang dicurigai sebagai campak oleh tenaga kesehatan,” jelasnya.
Ponco menegaskan bahwa setiap kasus suspek campak wajib segera dilaporkan dan ditindaklanjuti dengan investigasi epidemiologi sesuai pedoman yang berlaku.
Selain itu, fasilitas kesehatan juga diminta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan kasus yang berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) agar dapat segera dilakukan penanganan oleh dinas terkait.
“Apabila ditemukan peningkatan kasus yang berpotensi menjadi KLB, segera laporkan ke dinas agar bisa segera ditangani,” tandasnya. (Bey)
