KAREBAKALTIM.com, Kalbar – Konglomerat asal Kalimantan Barat, Prajogo Pangestu, menempati posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes Real Time Billionaires List awal April 2026. Kekayaannya mencapai 23,1 miliar dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 394 triliun per Kamis 9 April 2026 pukul 20.40 WIB.
Dikutip suaradotcom, pencapaian itu mengantarkan Prajogo mengungguli Budi Hartono dan Low Tuck Kwong. Budi Hartono tercatat memiliki kekayaan 17,6 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 300 triliun, sedangkan Low Tuck Kwong sebesar 17,3 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 295 triliun.
Posisi berikutnya ditempati Anthoni Salim dan Tahir dan keluarga. Anthoni Salim memiliki kekayaan sekitar 11,9 miliar dolar Amerika Serikat atau Rp 203 triliun, sementara Tahir dan keluarga sebesar 9,9 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 169 triliun.
Profil Prajogo Pangestu menunjukkan perjalanan panjang dari Bengkayang, Kalimantan Barat, tempat ia lahir pada 13 Mei 1944. Ia memulai karier di industri kayu bersama Djajanti Group milik Burhan Uray pada tahun 1970, lalu menjadi General Manager PT Nusantara pada tahun 1976.
Setahun kemudian, ia memulai usaha sendiri dan mendirikan Barito Pacific Timber pada akhir tahun 1970-an. Perusahaan tersebut berkembang hingga melantai di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1993 dan kemudian berekspansi ke sektor petrokimia, energi, dan sumber daya alam.
Ekspansi berlanjut melalui akuisisi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk yang kemudian bergabung dengan PT Tri Polyta Indonesia Tbk pada tahun 2011. Selain itu, kerja sama dengan Michelin pada tahun 2015 dilakukan untuk membangun pabrik karet sintetis di Indonesia.
Bisnisnya juga merambah energi terbarukan melalui Barito Renewables Energy yang mengendalikan Star Energy. Pada tahun 2022, keluarga Pangestu mengakuisisi 33,33 persen saham Star Energy dari BCPG Thailand senilai 440 juta dolar Amerika Serikat untuk memperkuat kendali perusahaan. (int)
