KAREBAKALTIM.COM, BERAU – Truk bermuatan crane amblas di Kilometer 33, Jalan Poros Berau-Bulungan. Sempat membuat lumpuh, arus lalu lintas selama satu hari penuh.
Peristiwa itu terjadi, pada Senin (17/2/2025) membuat ratusan kendaraan mengantre untuk melintas. Bahkan para sopir harus mutar otak untuk membuat jalan alternatif baru di kebun sawit milik warga sekitar.
Kini kondisi itu telah normal. Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi mengungkapkan, evakuasi dapat dilakukan setelah personel Satlantas mengatur skema evakuasi.
Aparat dibantu warga dan para sopir, gotong-royong untuk menimbun jalan yang dari salah satu sisinya mengalami longsor.
Disebutkan, truk yang amblas itu menghindari jalan longsor yang memakan hampir setengah dari badan jalan.
“Saat ini masih buat jalan baru dan untuk truk sudah dievakuasi tadi malam,” ujar AKP Wulyadi.
Sembari melakukan evakuasi, pihaknya telah memastikan melakukan pemetaan titik bahaya di jalan poros tersebut. Pun jalan yang alami macet panjang, telah diurai dari hasil patroli itu.
“Kami telah lakukan patroli rawan kecelakaan atau mengidentifikasi blackspot,” jelanya..
Sementara untuk jalan amblas, Wulyadi menyebut telah berkoordinasi dengan PUPR Berau dan UPTD Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).
Saat ini PUPR Berau dan UPTD Wilayah Kalimantan Timur di lokasi tersebut sedang dilaksanakan giat lanjutan perbaikan dan perawatan jalan (lajur kanan dari arah Berau) penimbunan koral.
Koordinator Lapangan (Korlap) PPK 2.6 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Provinsi Kaltim, Anto menambahkan, pihaknya akan melakukan penimbunan pasir khusus di titik jalan yang longsor dan rusak di Poros Berau-Bulungan KM 30.
“Untuk longsorannya dalam waktu dekat kami timbun pasir dan lebarkan 5 meter dengan panjang 25 meter,” tuturnya.
Saat ini, aktivitas penimbunan pasir sedang berlangsung oleh DPUPR Berau. Sebanyak 2 unit ekskavator juga dikerahkan untuk membantu aktivitas penimbunan.
“Alat yang dikerahkan DT (Dumptruck) 2 unit, ekskavator 2 unit dan alat pemadat 1 unit,” tandasnya. (WR)
