KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Sepanjang September 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang tidak hanya berkutat pada penanganan kebakaran dan bencana, tetapi juga aktif dalam penyelamatan satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman warga. Salah satu aksi rescue yang menjadi perhatian adalah evakuasi seekor trenggiling yang ditemukan berkeliaran di wilayah Bontang Baru.
Peristiwa tersebut terjadi pada 22 September 2025 di Jalan Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru. Warga melaporkan kemunculan satwa langka itu sekitar pukul 03.10 Wita. Kemunculan trenggiling di lingkungan pemukiman sempat membuat warga khawatir, baik terhadap keselamatan satwa itu sendiri maupun keamanan sekitar.
Mendapat laporan, petugas Disdamkartan Bontang langsung bergerak cepat menuju lokasi dengan satu unit armada. Sebanyak lima personel rescue diturunkan untuk melakukan proses evakuasi. Petugas kemudian melakukan penanganan secara hati-hati agar trenggiling tidak stres ataupun terluka.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, menjelaskan bahwa penanganan satwa liar membutuhkan teknik khusus serta kesabaran ekstra. “Trenggiling ini termasuk satwa yang dilindungi. Karena itu, proses evakuasi tidak boleh sembarangan agar tidak melukai hewan maupun petugas,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Proses evakuasi tercatat memakan waktu sekitar 50 menit. Setelah berhasil diamankan, trenggiling tersebut langsung dievakuasi dari pemukiman warga untuk kemudian diserahkan kepada pihak terkait guna ditangani lebih lanjut sesuai prosedur.
Menurut Amiluddin, kemunculan satwa liar ke kawasan pemukiman biasanya disebabkan oleh perubahan habitat, perburuan, maupun faktor lingkungan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menangkap atau menyakiti satwa yang masuk ke lingkungan warga, melainkan segera melapor ke Disdamkartan.
“Laporkan segera ke kami jika menemukan satwa liar di lingkungan tempat tinggal. Penanganan yang tepat sangat penting untuk keselamatan manusia dan hewan,” tambahnya.
Dengan berhasilnya mengamankan seekor trenggiling ini, Disdamkartan Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Rekap penanganan sepanjang September 2025 memperlihatkan bahwa peran Disdamkartan tidak hanya sebatas pemadam kebakaran, tetapi juga sebagai ujung tombak penyelamatan di berbagai situasi darurat, termasuk konservasi satwa liar.
