25 C
Bontang
Selasa, Desember 7, 2021
spot_img

Per Akhir Agustus, 125 Anak di Bontang Kehilangan Orangtua karena Covid-19

KAREBAKALTIM.com – Covid-19 menyisakan luka luka mendalam bagi anak-anak di Kota Bontang.

Bagaimana tidak, beberapa diantara anak-anak tersebut telah kehilangan orangtua mereka akibat serangan virus mematikan itu.

Berdasarkan data Dinas Sosial dan Pemberdayaan Manusia (Dissos-PM) Bontang, per akhir Agustus 2021 sebanyak 125 anak menjadi yatim piatu, yatim atau piatu.

Melihat kondisi itu, Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Muhammad Irfan mengatakan, saat ini masyarakat membutuhkan perhatian khusus pemerintah terhadap kasus yang terjadi.

“Pemerintah harus bergerak menindaklanjuti hal ini, karena ini berhubungan erat dengan sisi kemanusiaan,” kata pria yang akrab disapa Irfan itu saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, pemerintah harus ada guna memberikan perlindungan yang tepat terhadap anak-anak itu.

“Penanganan pertama yang dilakukan pemerintah bagi anak-anak yatim dan atau piatu dapat berupa pendampingan ya, karena kita tahu bersama tidak semua anak mengetahui atas apa yang terjadi saat ini,” ungkapnya.

Dirinya berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama DPRD Kota Bontang dapat bersinergi memberikan perlindungan kepada anak-anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19.

“Kita berharap dapat bersinergi untuk hal ini, karena ini tanggung jawab kita bersama,” tandasnya. (*)



Reporter : Mirah Hayati

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,846FansSuka
3,048PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles