Pengembangan Jagung dan Urban Farming Hangatkan Kunjungan BPTP Kaltim

KAREBAKALTIM.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bontang Edy Foreswanto, SIP., M.Si, memaparkan isi kunjungan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balai Penelitian Pengembangan Pertanian Provinsi Kalimantan Timur belum lama ini.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah isu yang kini tengah marak seperti ancaman virus penyakit kuku dan mulut (PMK) yang menyerang hewan ternak hingga upaya penerapan teknologi pertanian.

Kepada Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim Zainal Abidin, SP., MP, Edy menyebutkan jika hasil mitigasi sampai saat ini belum ada ternak yang terinfeksi PMK di Kota Bontang.

“Hal itu dikarenakan adanya upaya pemkot Bontang untuk melakukan pengetatan proses karantina ternak dari wilayah asal,” ujar Edy.

Selain penanganan PMK, pembahasan terkait pengembangan jagung hingga desain pengembangan urban farming menjadi topik hangat dalam pertemuan tersebut.

DKP3 Bontang menyampaikan usulan agar BPTP Kaltim membantu dalam penyediaan benih hingga pendampingan dalam proses budidaya baik dari penanaman hingga ke pascapanen.

Adapun terkait dengan adanya upaya pengembangan konsep urban farming di Kota Bontang, tim BPTP Kaltim juga diharapkan bisa memberikan masukan, pendampingan bagi masyarakat yang nantinya akan menjadi pioner dalam gerakan ini.

“Dan langkah awal pengembangan ini adalah pelaksanaan bimtek peternakan dan pengolahan hasil dengan narasumber salah satunya akan berasal dari tim BPTP,” ungkapnya.

Edy menambahkan, BPTP Kaltim menyatakan kesiapan dalam pendampingan program DKP3 Bontang  membangun sektor pertanian Kota Bontang. Terutama dalam penerapan inovasi teknologi pertanian. (*/Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini