KAREBAKALTIM.com,BONTANG – Komitmen meningkatkan partisipasi laki-laki dalam program keluarga berencana (KB) kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Pelayanan Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi yang digelar pada Senin, 13 April 2026 di RSUD Taman Husada Bontang.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak empat pria mengikuti prosedur vasektomi sebagai bentuk kesadaran dan tanggung jawab dalam perencanaan keluarga. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DP3AKB Kota Bontang bersama Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala DP3AKB Kota Bontang, Eddy Forestwanto menyampaikan bahwa keterlibatan laki-laki dalam program KB perlu terus didorong agar tercipta keseimbangan peran dalam keluarga.
“Kami ingin mengubah paradigma bahwa program keluarga berencana bukan hanya tanggung jawab perempuan, tetapi juga laki-laki. Melalui pelayanan MOP ini, kami berharap semakin banyak pria yang berani mengambil peran,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa vasektomi merupakan metode kontrasepsi yang aman dan efektif, serta tidak memengaruhi kejantanan pria. Prosesnya pun relatif sederhana dengan risiko yang sangat minimal.
“Masih banyak anggapan yang keliru di masyarakat terkait vasektomi. Padahal, metode ini tidak mengganggu aktivitas maupun kesehatan pria,” jelasnya.
Salah satu peserta mengaku mantap mengikuti MOP setelah mendapatkan edukasi dari petugas kesehatan.
“Saya sudah punya cukup anak, jadi ini keputusan bersama dengan istri. Saya ingin ikut bertanggung jawab dalam perencanaan keluarga,” ungkapnya.
Pelayanan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga demi mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan partisipasi pria dalam program KB, khususnya MOP, terus meningkat di Kota Bontang dan wilayah Kalimantan Timur pada umumnya.
“Perencanaan keluarga adalah tanggung jawab bersama bukan hanya Ibu, tetapi juga Ayah,” tandasnya. (Adv)
