KAREBAKALTIM.com, Bontang – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan darurat, tidak hanya dalam peristiwa kebakaran, tetapi juga membantu berbagai persoalan warga sehari-hari.
Selama Oktober 2025, Disdamkartan Bontang tercatat telah membantu dua laporan masyarakat terkait kunci yang terselip dan terjatuh di lokasi berbeda. Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengungkapkan bahwa dua kejadian tersebut ditangani dengan cepat oleh tim di lapangan.
“Selama Oktober ini, kami menangani dua permintaan bantuan masyarakat terkait kunci yang terselip atau jatuh di tempat yang sulit dijangkau,” ujar Amiluddin, Senin (3/11/2025).
Lokasi pertama berada di Gerai Mixue kawasan Api-Api, di mana kunci milik warga terselip di bagian yang sulit dijangkau. Lokasi kedua terjadi di Jalan Selat Malaka, Kelurahan Tanjung Laut, ketika kunci seorang warga jatuh ke dalam parit.
Dalam dua penanganan tersebut, Disdamkartan Bontang mengerahkan 4 hingga 8 personel dengan dukungan satu unit armada. Waktu penanganan tergolong cepat, dengan durasi tercepat sekitar 21 menit dan yang terlama 30 menit.
“Meski terlihat sederhana, kondisi lapangan tidak selalu mudah. Apalagi kalau kuncinya terjatuh di parit atau celah sempit,” jelasnya.
Amiluddin menegaskan bahwa layanan Disdamkartan bukan hanya pemadaman kebakaran, tetapi juga pertolongan nonkebakaran sebagai bentuk pelayanan publik.
“Selama itu membahayakan atau menyulitkan masyarakat dan kami punya kemampuan untuk membantu, tentu kami layani,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menyimpan barang berharga, terutama di tempat umum. “Kalau sudah kejadian dan situasinya berbahaya, jangan ragu hubungi kami,” tambahnya.
Disdamkartan Bontang memastikan pelayanan darurat tetap siaga 24 jam. “Kami hadir untuk masyarakat,” pungkas Amiluddin. (Adv)
