25.4 C
Bontang
Minggu, November 28, 2021
spot_img

Waduk Marang Kayu Dinilai Belum Siap, Komisi III Minta Pemkot Segera Tangani

KAREBAKALTIM.com – Menurut penelitian Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) persediaan bahan baku air di Kota Bontang diperkirakan akan habis dalam 5 tahun mendatang.

Untuk menangani hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) beberapa waktu lalu.

Waduk Marang Kayu pun menjadi salah satu opsi alternatif untuk memasok air bersih di Kota Taman ini. Akan tetapi, setelah dilakukan pengkajian oleh Komisi III DPRD Bontang, waduk tersebut pun diperkirakan belum bisa digunakan untuk 5 tahun ke depan.

“Tidak bisa dipaksa, kita butuh cepat. Air bersih akan habis,” tutur Ketua Komisi III, Amir Tosina, Selasa (18/5/2021).

Selain itu, ia mengatakan, camat setempat juga menyarankan agar Bontang tidak terlalu berharap pada waduk yang berada di Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut.

Amir Tosina pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mempercepat pemanfaatan air bekas galian tambang PT Indominco Mandiri (IMM), sebelum ketersediaan air bawah tanah di Kota Taman mengalami krisis.

“Segera bentuk tim gabungan dari berbagai instansi yang berwenang, ini harus segera diatasi,” desaknya.

Menurutnya, dari kunjungan kerja yang dilakukan pihaknya, sejumlah daerah di Kaltim seperti Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), dan Penajam Paser Utara (PPU) sudah memanfaatkan air bekas tambang. (*)



Reporter : Mirah Hayati
Editor : Risman

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,044FansSuka
3,032PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles