KAREBAKALTIM.com – Lambatnya proses perencanaan pemakaman muslim di kawasan Kecamatan Bontang Barat mendapatkan tanggapan dari Anggota Komisi A DPRD Bontang Aloysius Roni. Pasalnya hingga saat ini, pembebasan lahan untuk pemakaman tersebut masih dalam tahap perencanaan. Meskipun isu ini telah berlarut-larut dan belum terealisasi selama delapan tahun terakhir.
“DPRD periode lalu sudah membahas hal ini, bahkan kajian mengenai lokasi pemakaman muslim sudah selesai tahun ini. Nanti kami akan tindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan),” ungkapnya saat rapat, Rabu (16/10/2024).
Roni menekankan pentingnya memperlajari kembali dan melakukan kajian mendalam untuk memastikan kejelasan terkait pemakaman ini pada tahun 2025 mendatang. Ia berambisi untuk menyelesaikan masalah yang telah lama ada selama masa jabatannya sebagai legislator.
Saat ini, masyarakat di Kelurahan Bontang Barat tidak memiliki pemakaman yang khusus diperuntukkan bagi umat muslim. Pemakaman yang ada hanya tersedia untuk suku dan agama tertentu lainnya. Akibatnya, warga muslim Bontang Barat terpaksa menguburkan jenazah mereka di Kilo 4, dekat Tugu Selamat Datang, yang berjarak cukup jauh dari wilayah mereka.
“Permintaan untuk pengadaan pemakaman muslim di Bontang Barat sudah ada sejak lama. Kami di DPRD Kota Bontang pasti ingin pengadaan ini cepat terselesaikan,” tegas Roni.
Politisi dari Partai Golkar ini berharap Pemerintah Kota Bontang dapat segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pembebasan lahan dan membangun fasilitas pemakaman yang diperlukan.
Menurut Roni, pemakaman yang layak merupakan kebutuhan mendesak bagi umat muslim di Bontang Barat. Ia menekankan, menguburkan jenazah dengan menempuh jarak yang jauh tidak hanya menyulitkan keluarga yang berduka, tetapi juga merupakan hal yang tidak praktis dalam konteks keagamaan.
“Hal ini sangat urgen dan dibutuhkan, terutama bagi umat muslim di Bontang Barat,” tambahnya.
Dengan harapan bahwa pemakaman muslim di Bontang Barat dapat segera terwujud, Roni menegaskan komitmennya untuk berjuang demi kepentingan masyarakat. Ia berharap tahun 2025 akan membawa kejelasan dan solusi bagi masalah yang telah berlangsung lama ini, sehingga masyarakat muslim tidak lagi terbebani oleh kesulitan dalam menjalankan ritual penguburan dengan layak.
Penulis : Aji
