KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan kedaruratan nonkebakaran. Selama September 2025, Disdamkartan tercatat menangani dua laporan warga terkait rolling door yang tidak bisa dibuka di dua lokasi berbeda, masing-masing di Jalan Pupuk Raya (Belimbinga) dan Perumahan Halal Square, Kelurahan Api-Api.
Kejadian pertama berlangsung pada 2 September 2025 di kawasan Belimbinga, tepatnya di Jalan Pupuk Raya. Warga melaporkan rolling door tempat usaha mereka tidak dapat dibuka, sehingga menghambat aktivitas. Begitu menerima laporan, petugas Disdamkartan langsung bergerak ke lokasi dengan satu unit armada rescue serta mengerahkan lima personel. Dengan peralatan khusus, petugas berhasil membuka rolling door dalam waktu sekitar 26 menit.
Sementara itu, laporan serupa kembali masuk pada 20 September 2025. Kali ini, kejadian terjadi di Perumahan Halal Square, Api-Api. Sebuah rolling door rumah warga mengalami kerusakan dan tidak dapat dibuka. Penanganan dilakukan oleh tujuh petugas dengan satu unit armada. Proses evakuasi dan perbaikan darurat berlangsung selama kurang lebih 34 menit hingga rolling door dapat kembali difungsikan.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengatakan bahwa kasus rolling door rusak menjadi salah satu laporan nonkebakaran yang cukup sering ditangani pihaknya.
“Selain kebakaran, kami juga melayani penyelamatan dan penanganan teknis seperti rolling door macet atau rusak yang berpotensi membahayakan warga. Kami hadir untuk memastikan keselamatan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Ia menambahkan, peran Disdamkartan tidak sebatas memadamkan api, tetapi juga mencakup berbagai situasi darurat di lingkungan permukiman dan tempat usaha.
“Kadang warga panik karena rolling door tidak bisa dibuka, apalagi jika di dalam rumah ada anak-anak atau lansia. Pada kondisi seperti itu, kehadiran petugas sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Amiluddin mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan membuka rolling door sendiri apabila kondisinya sudah rusak parah, karena berisiko menimbulkan cedera.
“Lebih baik segera hubungi petugas agar penanganannya aman dan tidak menimbulkan kerusakan tambahan,” tegasnya.
Dengan rangkaian penanganan di bulan September ini, Disdamkartan Bontang menegaskan komitmennya sebagai pelayanan publik yang selalu siap siaga 24 jam. Ke depan, pihaknya bertekad terus meningkatkan respons cepat demi menjaga rasa aman masyarakat di Kota Bontang.



