KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Cuaca ekstrem kembali menjadi perhatian di Kota Taman. Sepanjang September 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang mencatat sejumlah kejadian kedaruratan nonkebakaran yang harus ditangani petugas. Salah satunya adalah evakuasi dan perbaikan darurat atap rumah warga yang rusak akibat angin kencang disertai tumbangnya pohon.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (25/9/2025) sekira pukul 18.20 Wita di Jalan Selat Lombok, Kelurahan Tanjung Laut. Sebuah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah setelah atapnya tertimpa pohon yang tumbang akibat tiupan angin kencang. Kondisi itu membuat penghuni rumah panik karena khawatir kerusakan semakin meluas dan membahayakan keselamatan.
Begitu menerima laporan, Disdamkartan Bontang segera mengerahkan satu unit armada dan 11 personel ke lokasi kejadian. Petugas bergerak cepat melakukan evakuasi material atap yang rusak sekaligus menyingkirkan bagian pohon yang masih menimpa bangunan.
Proses penanganan berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Dengan peralatan rescue dan perlengkapan keselamatan, petugas memastikan area aman sebelum membantu warga melakukan perbaikan darurat agar rumah bisa kembali ditempati.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengatakan bahwa kejadian tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana saat cuaca ekstrem.
“Angin kencang disertai hujan memang rawan menyebabkan pohon tumbang dan merusak bangunan. Warga perlu lebih waspada, terutama bila di sekitar rumah terdapat pohon besar,” ujar Amiluddin kepada karebakaltim.com, Jumat (24/10/2025).
Ia menjelaskan, selama September 2025, laporan kedaruratan nonkebakaran cukup beragam, mulai dari evakuasi warga terkunci, penanganan hewan liar, hingga kerusakan rumah akibat cuaca.
“Petugas kami siaga 24 jam, tidak hanya untuk kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat lain yang mengancam keselamatan warga,” katanya.
Amiluddin mengimbau masyarakat agar segera melapor jika terjadi kondisi darurat, khususnya saat cuaca buruk, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko bahaya dapat ditekan.
“Kami berharap warga tidak menunda melapor. Langkah cepat sangat menentukan keselamatan,” tegasnya.
Disdamkartan Bontang berkomitmen terus meningkatkan kesiapsiagaan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di tengah cuaca yang kian tidak menentu



