KAREBAKALTIM.com, Samarinda — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melirik tiga stadion di Kalimantan Timur untuk disiapkan sebagai calon tuan rumah ajang AFF U-17 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026. Tiga stadion tersebut yakni Stadion Palaran dan Stadion Segiri di Samarinda , serta Stadion Batakan di Balikpapan
Ketiga venue itu dinyatakan lolos pemeriksaan awal dan telah disurvei langsung oleh tim PSSI. Dengan hasil awal tersebut, peluang Kalimantan Timur menjadi tuan rumah ajang sepak bola internasional mulai terbuka.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, , menyatakan pihaknya pada prinsipnya siap mendukung apabila Samarinda ditetapkan sebagai tuan rumah.
“Fasilitas kita siap. Apalagi sudah dilakukan survei, tinggal menunggu hasilnya,” kata Muslimin saat ditemui di Kantor Disporapar Samarinda, Rabu (18/2/2026) kemarin.
Muslimin mengungkapkan, beberapa waktu lalu ia sempat berkomunikasi dengan Sekretaris Jenderal PSSI terkait persiapan kejuaraan tersebut. Menurutnya, ada sejumlah penilaian teknis yang menjadi catatan PSSI sebelum penetapan tuan rumah dilakukan.
“Tim PSSI sudah datang langsung ke lapangan untuk melihat kesiapan. Pada prinsipnya kami siap, tetapi tentu ada hal-hal teknis pendukung yang perlu dibicarakan lebih lanjut,” ujarnya.
Untuk venue di Samarinda, lanjut Muslimin, tim PSSI telah meninjau Stadion Segiri dan Stadion Palaran. Meski demikian, hasil akhir kelayakan stadion masih menunggu keputusan resmi dari PSSI.
“Kita belum tahu hasil surveinya seperti apa. Tapi secara standar, stadion-stadion di Samarinda sudah sering dipakai untuk liga dan memenuhi persyaratan,” katanya.
Selain Samarinda, Balikpapan juga masuk dalam daftar kota yang disurvei. Pemerintah Kota Samarinda pun menyambut positif peluang menjadi tuan rumah.
“Kegiatan internasional seperti ini tentu kami syukuri. Harapan kami, PSSI segera berkomunikasi dengan wali kota agar ada kejelasan sejauh mana keputusan yang akan diambil,” tutur Muslimin.
PSSI sendiri akan menyampaikan hasil survei dan keputusan kepada Walikota Samarinda terkait penunjukan tuan rumah dalam waktu mendatang, setelah seluruh aspek teknis dan pendukung dinyatakan memenuhi standar. (RAP)
