KAREBAKALTIM.com, NEW YORK – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono menyebut rakyat Palestina tidak bisa terus menunggu terwujudnya perdamaian. Hal ini disampaikan dalam pernyataannya di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.
“Saudara-saudara kita di Palestina tidak dapat menunggu lebih lama lagi untuk merasakan perdamaian yang adil dan bermartabat,” demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang diterima di Jakarta, Jumat (20/2) dikutip suara.
Sekjen Partai Gerindra tersebut menegaskan, Indonesia aktif mendukung perjuangan Palestina. Juga terus mendorong langkah terkoordinasi yang sejalan dengan hukum internasional untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
Sebelumnya, dalam pertemuan bilateral terpisah, Sugiono bertemu Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty, Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar, dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safardi. Pada pertemuan itu, ia menolak keras segala bentuk pemindahan paksa rakyat Palestina karena merupakan pelanggaran hukum internasional.
Para menteri luar negeri sepakat bahwa mekanisme perdamaian Palestina, termasuk melalui Dewan Perdamaian atau Board of Peace, harus selaras dengan visi solusi dua negara dan menjunjung tinggi hukum internasional. Mereka juga menilai kolaborasi berkelanjutan diperlukan untuk menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
Sugiono menjelaskan partisipasi Indonesia dalam Board of Peace bertujuan memastikan suara dan hak rakyat Palestina tercermin dalam setiap pembahasan. Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace dan International Stabilization Force akan dijalankan sesuai kaidah kemanusiaan dan prinsip hukum internasional.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia sejak tahap awal di Board of Peace penting agar mekanisme yang dibangun tetap konsisten dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor 2803 Tahun 2025 sebagai dasar hukum pendiriannya.
Selain bertemu para menteri luar negeri, Sugiono juga mengadakan pertemuan dengan Antonio Guterres dan Wakil Tetap Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa Riyad Mansour. Pertemuan tersebut menegaskan konsistensi Indonesia dalam mendukung sistem multilateral serta peran aktifnya dalam penyelesaian situasi di Jalur Gaza, demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (int)
