KAREBAKALTIM.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang menyiapkan program Festival Toilet Bersih tingkat sekolah se-Kota Bontang sebagai upaya menanamkan budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.
Program ini digagas oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang menilai kebersihan toilet menjadi salah satu indikator penting dalam menilai tingkat kebersihan sebuah sekolah.
Menurut Neni, kondisi toilet sering kali mencerminkan bagaimana budaya hidup bersih diterapkan oleh warga sekolah, baik guru maupun siswa. Karena itu, ia ingin kebersihan toilet menjadi perhatian utama di setiap sekolah.
“Kalau toiletnya sudah kotor, biasanya yang lain juga ikut kotor. Jadi saya ingin sekolah-sekolah di Bontang benar-benar menjaga kebersihan, dimulai dari toilet,” ujarnya saat ditemui awak media, Rabu (4/3/2026).
Melalui festival ini, seluruh sekolah di Kota Bontang akan dilibatkan dalam kompetisi kebersihan toilet. Pemerintah berharap kegiatan tersebut mampu memotivasi sekolah untuk meningkatkan standar kebersihan fasilitas umum.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran siswa tentang pentingnya sanitasi dan kebersihan lingkungan sejak dini.
Ia menegaskan, kebersihan sekolah turut mencerminkan wajah sebuah kota. Oleh karena itu, menjaga kebersihan fasilitas dasar seperti toilet menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.
“Keindahan kota dan kebersihan sekolah itu salah satunya dilihat dari toiletnya. Intinya saya ingin semuanya baik dan bersih,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar upaya menjaga kebersihan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Pengawasan serta aturan yang konsisten di lingkungan sekolah perlu diterapkan agar standar kebersihan dapat terus terjaga.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Bontang berharap tercipta lingkungan sekolah yang lebih sehat, nyaman, serta mampu menjadi contoh budaya hidup bersih bagi masyarakat luas.(ADV)
