KAREBAKALTIM.com,BONTANG – Pertandingan sengit antara Setda Bontang melawan Dispopar FC dalam lanjutan turnamen mini soccer antarinstansi. Laga yang digelar Minggu (26/04/2026) itu berakhir imbang tanpa gol, 0-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif. Setda maupun Dispopar sama-sama membangun serangan, baik melalui permainan sabar dari bawah, tekanan tinggi (high press), hingga skema serangan cepat.
Jual beli serangan pun tak terhindarkan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh kedua tim, namun solidnya lini pertahanan dan kurang tajamnya penyelesaian akhir membuat skor tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, ritme permainan tetap tinggi. Kedua tim terus mencoba membongkar pertahanan lawan. Beberapa peluang berbahaya sempat tercipta, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim harus puas berbagi poin setelah skor tetap 0-0.
Wakil Wali Kota Bontang yang turut memperkuat Setda, Agus Haris, menilai pertandingan berlangsung seimbang dan penuh kerja keras dari kedua tim.
“Permainan berjalan cukup ketat. Kedua tim punya peluang, tapi memang belum bisa diselesaikan dengan baik. Ini jadi bahan evaluasi kami ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil ini tidak mengurangi semangat tim untuk tampil lebih baik di laga selanjutnya.
“Yang jelas kami akan benahi penyelesaian akhir dan tetap menjaga kekompakan tim,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Setda Bontang kini mengoleksi 10 poin di klasemen sementara, menjaga peluang untuk melaju ke babak berikutnya.
Selanjutnya, Setda dijadwalkan menghadapi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) pada Senin (27/04/2026) malam.
Turnamen ini digelar di Lapangan Mini Soccer HOP 1, Kelurahan Satimpo, dan menjadi ajang silaturahmi serta mempererat kebersamaan antar instansi di Kota Bontang. (Adv)
