KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Aktivitas belajar-mengajar di SDN 003 Bontang Utara sempat terancam oleh keberadaan sarang tawon yang berada di salah satu pohon di lingkungan sekolah, Minggu (30/11/2025) malam. Demi menghindari risiko sengatan terhadap siswa dan tenaga pendidik, pihak sekolah segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Laporan pertama diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang dari seorang warga bernama Yoko. Setelah menerima laporan tersebut, Rescue Regu 1 ALPA Disdamkartan langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Petugas berangkat sekitar pukul 19.30 Wita dengan menggunakan satu unit mobil rescue. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pengamanan dan persiapan evakuasi sarang tawon yang berada di atas pohon di halaman sekolah. Proses evakuasi berlangsung cukup hati-hati mengingat potensi serangan dari tawon yang dapat membahayakan petugas maupun warga sekitar.
Sekitar 30 menit kemudian, atau tepat pukul 20.00 Wita, proses penanganan dinyatakan selesai. Sarang tawon berhasil dievakuasi dan situasi di lingkungan SDN 003 Bontang Utara kembali aman.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Sarkani mengatakan bahwa kejadian seperti ini kerap dilaporkan warga, terutama saat musim hujan.
“Pada musim tertentu, tawon memang sering membangun sarang di pohon atau bangunan. Ini sangat berbahaya, apalagi kalau lokasinya dekat dengan aktivitas masyarakat atau sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya selalu siap memberikan layanan tidak hanya untuk kebakaran, tetapi juga penyelamatan non-kebakaran seperti evakuasi hewan berbahaya.
“Kami mengimbau warga agar tidak mencoba menurunkan sarang tawon sendiri. Risiko sengatan bisa berakibat fatal. Lebih baik segera melapor agar kami yang menangani dengan prosedur keselamatan,” tegas Sarkani.
Dalam proses penanganan, tim rescue menggunakan alat pelindung diri (APD) demi menghindari sengatan, serta melakukan langkah-langkah standar keselamatan sebelum mengevakuasi sarang tawon tersebut.
Adapun petugas yang diterjunkan di lokasi yakni Rescue Regu 1, Jumali, dan M Fadilsyah. Ketiganya memastikan area sekolah benar-benar aman sebelum meninggalkan lokasi.
Disdamkartan Bontang juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bahaya lingkungan di sekitar rumah maupun fasilitas umum. Jika menemukan hewan liar atau serangga berbahaya, warga diharapkan segera menghubungi petugas agar dapat ditangani secara profesional.
Dengan evakuasi cepat ini, aktivitas di SDN 003 Bontang Utara diharapkan dapat kembali berlangsung normal tanpa adanya kekhawatiran akan ancaman tawon terhadap keselamatan siswa dan guru.



