KAREBAKALTIM.com, SAMARINDA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan komitmennya dalam menata kawasan taman dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di bawah Jembatan Mahakam, Kecamatan Samarinda Seberang rampung 2027.
Dalam keterangannya, Andi Harun mengungkapkan bahwa pemerintah sebenarnya telah mengantongi desain menyeluruh untuk penataan kawasan tersebut. Namun, keterbatasan anggaran membuat realisasi pembangunan baru dapat dilakukan sebagian.
“Kita sudah memiliki full desainnya, tapi karena anggaran terbatas sehingga kita baru separuh,” ucapnya, Jumat,(27/03/2026).
Andi Harun menjelaskan, konsep penataan tidak hanya mencakup pembangunan TPS dan Taman semata, melainkan terintegrasi dengan pengembangan infrastruktur jalan di kawasan tersebut.
Dengan demikian, kawasan yang sebelumnya identik dengan fungsi utilitas dapat bertransformasi menjadi ruang yang lebih tertata dan estetis.
“Totalnya kurang lebih sebenarnya anggarannya itu, kalau full desain itu dengan TPS-nya, dengan tamannya, kurang lebih Rp 6 miliar, tapi baru kita anggarkan kemarin Rp 3 miliaran, sehingga belum sempat terbangun secara full desain. Ya itulah strategi kita,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Harun menegaskan bahwa strategi pembangunan yang diterapkan Pemkot Samarinda menitikberatkan pada keberlanjutan progres, meski dalam keterbatasan fiskal.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan anggaran, melainkan perlu disiasati melalui pembagian tahap pengerjaan.
“Strategi kita tidak harus berhenti membangun, kalau memang uang terbatas, ya kita bagi dua atau bagi tiga. Yang penting kita bergerak pelan, tidak berhenti, tapi kita juga tidak memaksakan diri. Kita harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran kita,” tegasnya.
Pemerintah Kota pun menargetkan penyelesaian pembangunan secara utuh pada tahun mendatang, dengan harapan dukungan berbagai pihak serta kondisi anggaran yang lebih memadai.
“Insya Allah tahun depan doakan saja, mudah-mudahan atas izin Allah kita bisa menyelesaikan secara full desain. Untuk nama tamannya nanti pada saatnya akan kita tentukan,” pungkasnya.(RAP)
