KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Rencana penyembuhan dan promosi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang kembali disiapkan dalam waktu dekat.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama Wakil Wali Kota Agus Haris, menyebut proses tersebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus bentuk penghargaan bagi pegawai berprestasi.
Neni mengatakan, sejumlah strategi jabatan saat ini mengalami kekosongan karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Kondisi ini membuka peluang bagi ASN yang selama ini dinilai memiliki kinerja baik namun belum mendapat promosi.
“Sudah lama juga tidak ada promosi. Kasihan mereka yang sudah lama mengabdi dengan kinerja bagus. Wajarlah mendapat reward dari pemerintah,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia mengungkapkan, agenda perencanaan direncanakan berlangsung dalam beberapa tahap pada pertengahan tahun ini.
Selain itu, Neni juga menyampaikan bahwa ada beberapa pegawai yang akan memasuki masa purna tugas pada bulan September mendatang. Sementara untuk beberapa posisi seperti kepala dinas dan sekretaris, pengisian jabatan baru kemungkinan akan dilakukan pada awal tahun 2027.
“Tapi masih belum bisa dipastikan untuk jadwal pasti pengobatannya, mungkin kisaran Juni atau Juli karena saat ini masih melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk menghitung kemampuan anggaran,” ucapnya.
Perhitungan tersebut mencakup penyesuaian gaji serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN yang akan dipromosikan. Hal ini dinilai penting agar kebijakan tetap selaras dengan kondisi keuangan daerah.
Pemkot Bontang menegaskan, proses penempatan jabatan akan dilakukan secara transparan dan mengacu pada sistem merit. ASN yang mendapatkan promosi diharapkan memiliki komitmen untuk menjalankan tugas sesuai visi dan misi kepala daerah.
“Harapannya seluruh ASN bisa bekerja dengan maksimal,” tutupnya.(ADV)
