KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengapresiasi raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-12 yang kembali diperoleh Pemerintah Kota Bontang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Menurut Andi Faizal, capaian tersebut menunjukkan tata kelola administrasi dan pertanggungjawaban keuangan daerah berjalan baik selama bertahun-tahun. Namun ia menegaskan, opini WTP tidak boleh hanya dipandang sebagai keberhasilan administratif semata.
“Secara administrasi tentu kita mengapresiasi karena pemerintah daerah mampu mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan negara dengan baik selama 12 kali berturut-turut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, raihan WTP merupakan penilaian terhadap pemerintah daerah sebagai pihak eksekutif, sementara DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap tindak lanjut rekomendasi yang diberikan BPK.
“DPRD juga menerima laporan opini dari BPK karena fungsi kami adalah mengawasi pelaksanaan rekomendasi maupun penyelesaian temuan-temuan yang ada,” katanya.
Meski demikian, Andi Faizal menilai keberhasilan pengelolaan keuangan tidak cukup hanya dibuktikan melalui laporan di atas kertas. Menurutnya, manfaat penggunaan anggaran harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui program yang tepat sasaran dan pembangunan yang berkualitas.
“Yang paling penting bagaimana dampaknya bisa dirasakan langsung masyarakat, baik dari program bantuan maupun hasil pembangunan yang kualitasnya benar-benar baik,” jelasnya.
Ia mencontohkan masih adanya masyarakat yang merasa layak menerima bantuan sosial namun belum terakomodasi. Hal itu, menurutnya, menjadi evaluasi penting agar program pemerintah semakin tepat sasaran.
“Kadang ada masyarakat yang merasa berhak menerima bantuan tetapi belum mendapatkan. Ini yang harus terus diperbaiki dalam penyalurannya,” tuturnya. (Adv)
