spot_img

Disdamkartan Bontang Evakuasi 15 Sarang Tawon Selama Oktober 2025, Warga Diimbau Tetap Waspada

KAREBAKALTIM.com, Bontang – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang mencatat sebanyak 15 sarang tawon berhasil dievakuasi sepanjang Oktober 2025. Seluruh proses penanganan dilakukan dengan aman dan tidak menimbulkan korban. Data ini kembali menegaskan peran penting Disdamkartan dalam memberikan layanan penyelamatan non-kebakaran demi melindungi keselamatan masyarakat.

Kepala Dinas Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengatakan bahwa sarang tawon yang dievakuasi tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Bontang. Wilayah Api-Api dan Kanaan masing-masing tercatat dua kejadian. Kemudian Tanjung Laut dua kejadian, Satimpo tiga kejadian, Gunung Telihan dua kejadian, Berbas Pantai dua kejadian, serta masing-masing satu kejadian di Belimbing dan Bontang Kuala.

“Alhamdulillah, semua penanganan berjalan aman tanpa korban. Ini berkat kesiapsiagaan petugas dan kerja sama warga yang segera melapor ketika menemukan sarang tawon,” ujar Amiluddin, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, waktu penanganan bervariasi tergantung tingkat kesulitan di lokasi. Penanganan tercepat hanya memakan waktu 13 menit, sementara yang terlama mencapai 3 jam 1 menit. Hal ini dipengaruhi oleh posisi sarang, ukuran koloni, serta tingkat agresivitas tawon.

“Sarang yang berada di ketinggian atau di area sempit tentu memerlukan waktu dan peralatan lebih,” jelasnya.

Amiluddin mengimbau warga agar tidak mengeksekusi sarang tawon secara mandiri. Tindakan sembrono bisa berakibat fatal mengingat sengatan tawon dapat menyebabkan reaksi alergi serius bahkan kematian pada kondisi tertentu.

“Jika menemukan sarang, segera lapor. Jangan dibakar atau disiram air karena itu justru memicu serangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, meningkatnya interaksi manusia dengan satwa liar dan serangga berbahaya menjadi tantangan tersendiri di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, edukasi keselamatan akan terus digencarkan, terutama di kawasan padat penduduk dan fasilitas umum.

Sebagai instansi layanan kedaruratan, Disdamkartan Bontang memastikan kesiapsiagaan personel dan perlengkapan untuk merespons setiap laporan masyarakat.

“Keselamatan warga adalah prioritas kami,” pungkas Amiluddin.

Dengan capaian tersebut, Disdamkartan Bontang kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan penyelamatan, tak hanya dalam urusan kebakaran, tetapi juga perlindungan dari ancaman satwa dan serangga berbahaya di Kota Bontang. (Adv)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
22,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles