KAREBAKALTIM.com, JAKARTA — Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama mantan penyidik KPK Novel Baswedan menjenguk aktivis HAM Andrie Yunus. Seperti diberitakan sebelumnya, Andrie menjadi korban penyiraman air keras dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Andrie menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal.
Dalam kunjungan itu, Anies dan Novel tidak dapat bertemu langsung dengan Andrie karena korban masih menjalani perawatan intensif. Kondisi kesehatannya masih dalam pengawasan ketat tim medis sehingga tidak semua orang diperbolehkan untuk menemuinya.
Meski demikian, keduanya sempat berbicara dengan keluarga Andrie untuk mengetahui perkembangan kondisi korban. Mereka juga menyampaikan dukungan serta harapan agar Andrie bisa segera pulih dari luka yang dialaminya.
Anies Baswedan, dikutip suaradotcom menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian tersebut. Ia menilai serangan terhadap Andrie Yunus merupakan peristiwa serius yang perlu mendapatkan perhatian penuh dari aparat penegak hukum. Menurut Anies, kasus ini tidak boleh dianggap sebagai tindak kriminal biasa. Ia menegaskan bahwa penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh agar dapat mengungkap siapa saja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, Novel Baswedan juga menyampaikan pandangannya terkait kasus tersebut. Ia menilai dari berbagai informasi yang beredar, serangan terhadap Andrie diduga telah direncanakan sebelumnya. Karena itu, Novel meminta agar pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini. Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara maksimal untuk mengungkap pelaku serta pihak yang berada di balik serangan tersebut.
Novel juga meminta Presiden Prabowo Subianto untuk ikut memberikan perhatian terhadap kasus ini. Menurutnya, keterlibatan pemerintah sangat penting agar proses penegakan hukum dapat berjalan secara transparan dan adil.
Andrie Yunus dikenal sebagai seorang aktivis yang aktif menyuarakan berbagai isu terkait hak asasi manusia serta kebebasan sipil. Karena itu, serangan yang menimpanya juga menimbulkan keprihatinan dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak pihak berharap kasus tersebut dapat segera diungkap secara tuntas agar tidak menimbulkan rasa takut bagi para aktivis yang selama ini memperjuangkan berbagai isu publik.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan tersebut. Sementara itu, keluarga dan para sahabat terus memberikan dukungan kepada Andrie Yunus agar ia dapat segera pulih dari kondisi yang dialaminya. (int)



