KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Tim Pasukan Bersih Sungai (Panbers) dari Tenaga Harian Lepas (THL) Bidang Sumber Daya Air dan Drainase (Samsda) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bontang terus melaksanakan kegiatan pemeliharaan drainase di berbagai wilayah kota.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan aliran air di saluran drainase tetap lancar sekaligus mengurangi potensi genangan maupun banjir di lingkungan masyarakat yang berada di kawasan Jalan Bulutangkis, Perumahan Casa Derica No.1, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.
Kepala Dinas PUPRK Bontang, Edi Prabowo menyebut jika hal ini merupakan salah satu kegiatan pembersihan parit milik warga dari tumpukan sampah dan sedimen yang menghambat aliran air yang dilakukan secara manual menggunakan peralatan kerja sederhana agar saluran air kembali berfungsi dengan baik.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan di titik-titik rawan untuk memastikan saluran air tetap bersih dan alirannya lancar, sehingga dapat mengurangi risiko genangan saat hujan turun,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Selain pembersihan manual, tim juga melakukan normalisasi drainase di area pencucian Borneo yang berada di belakang Bank Danartha, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara. Dalam kegiatan tersebut, tim menurunkan satu unit excavator long arm dan dua unit dump truck untuk mengangkat sedimen yang menumpuk di saluran drainase.
Normalisasi dilakukan dengan mengeruk sedimentasi dan memperdalam saluran agar daya tampung air menjadi lebih optimal.
“Untuk lokasi yang sedimentasinya cukup tebal, kami menggunakan alat berat agar proses pengerukan bisa lebih maksimal dan saluran dapat kembali berfungsi dengan baik,” jelasnya.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di kawasan Jalan Makassar RT 27, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat. Di sekitar pasar warga, para anggota THL melakukan normalisasi parit dengan mengangkat lumpur serta material yang menghambat aliran air.
Sementara itu, di kawasan Pasar Gajah, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, tim Panbers turut melakukan perbaikan turap yang mengalami kerusakan.
Perbaikan ini bertujuan untuk memperkuat struktur penahan tanah di sekitar saluran air sehingga tidak terjadi longsor yang dapat mengganggu fungsi drainase.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat juga sangat penting dalam menjaga kebersihan saluran air.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke parit atau drainase, karena sampah yang menumpuk bisa menghambat aliran air dan memicu genangan,” tandasnya.(ADV)



