KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang kembali menorehkan kinerja sigap dalam pelayanan rescue sepanjang Oktober 2025. Salah satu kasus yang ditangani yakni evakuasi seekor monyet liar yang masuk ke kawasan permukiman warga di Jalan Selat Malaka, Kelurahan Berebas Tengah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 21 Oktober 2025, sekitar pukul 14.47 Wita kemarin. Warga sekitar dilaporkan panik karena monyet tersebut sempat masuk ke halaman rumah warga dan dikhawatirkan menyerang atau merusak barang.
Menanggapi laporan tersebut, petugas Disdamkartan langsung bergerak cepat ke lokasi. Sebanyak empat personel rescue diterjunkan untuk melakukan proses penangkapan dan pengamanan hewan tersebut.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, membenarkan adanya kegiatan evakuasi tersebut dan menyebut proses penanganan berlangsung cepat dan aman. “Evakuasi berlangsung sekitar 16 menit. Alhamdulillah, monyet berhasil kami amankan tanpa melukai warga maupun petugas,” ujar Amiluddin, Rabu (22/10/2025).
Ia menjelaskan, keberadaan satwa liar di wilayah permukiman sering terjadi seiring perubahan lingkungan dan pembangunan. Hewan seperti monyet diduga keluar dari habitatnya untuk mencari makan.
“Masyarakat kami mengimbau agar tetap tenang dan tidak mencoba menangkap sendiri. Satwa liar bisa bersikap agresif bila terancam,” katanya.
Selain kasus evakuasi monyet, Disdamkartan Bontang selama Oktober 2025 juga menangani berbagai laporan nonkebakaran lainnya, termasuk evakuasi hewan berbahaya seperti ular dan biawak, rescuet warga yang terkunci, bantuan membuka mobil terkunci, hingga penanganan pohon tumbang.
Menurut Amiluddin, pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan personel rescue agar bisa merespons seluruh laporan masyarakat dengan cepat dan profesional. “Disdamkartan tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga hadir dalam setiap kondisi yang membahayakan keselamatan warga,” tegasnya.
Ia juga meminta warga untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menarik hewan liar mendekat ke permukiman. “Buang sampah di tempatnya, jangan biarkan sisa makanan berserakan. Itu bisa mengundang hewan liar,” tambahnya.
Dengan patroli dan pelayanan rescue yang terus ditingkatkan, Disdamkartan berharap masyarakat semakin merasa aman dan terlindungi di lingkungannya masing-masing.



