KAREBAKALTIM.com, Bontang – Suasana ceria menyelimuti halaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Kamis (23/10/2025). Puluhan siswa SDN 001 Bontang Selatan datang berkunjung dalam kegiatan edukasi kebencanaan dan pengenalan profesi pemadam kebakaran.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin bersama jajaran pejabat dan petugas lapangan. Rombongan terdiri dari siswa-siswi kelas atas, para guru pendamping, serta sejumlah wali murid yang antusias mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kelas tersebut.
Dalam sambutannya, Amiluddin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendidikan Pencegahan Kebakaran Sejak Dini yang rutin dilakukan Disdamkartan. Tujuannya untuk menanamkan kesadaran keselamatan dan kesiapsiagaan kepada anak-anak sejak usia sekolah.
“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa pencegahan kebakaran bisa dimulai dari rumah dan dari hal-hal kecil. Anak-anak perlu tahu bagaimana bersikap jika terjadi keadaan darurat, serta mengenal peran petugas pemadam kebakaran secara lebih dekat,” ujar Amiluddin.
Selama kunjungan, tim dari Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat memberikan penjelasan seputar tugas-tugas pemadam, cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), hingga simulasi penanganan darurat ringan.
Tak hanya itu, suasana makin meriah saat para siswa diajak berinteraksi langsung dengan hewan peliharaan edukatif Damkar, seperti buaya dan ular peliharaan yang dijaga khusus oleh petugas. Di bawah pengawasan ketat, beberapa siswa bahkan berani menyentuh buaya, menambah pengalaman tak terlupakan bagi mereka.
Kegiatan diakhiri dengan sesi bermain air bersama petugas menggunakan selang Damkar merupakan momen yang selalu menjadi favorit anak-anak setiap kali kunjungan sekolah digelar.
Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah dan Disdamkartan saling menyerahkan cinderamata simbolik sebagai tanda terima kasih dan kerja sama edukatif yang baik. Amiluddin berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk pembelajaran menyenangkan yang bermanfaat.
“Edukasi semacam ini bukan sekadar bermain, tapi membentuk karakter tangguh dan peduli terhadap keselamatan. Anak-anak adalah generasi yang harus paham pentingnya tindakan cepat dan benar saat bencana terjadi,” pungkasnya.(ADV)



