KAREBAKALTIM.com, Bontang – Kepulan asap hitam tiba-tiba membumbung dari lantai dua Ruko Megah Jaya Keramik di Jalan Pattimura, Senin (24/11/2025) pukul 09.50 pagi. Kejadian itu sontak membuat warga di sekitar lokasi panik dan berhamburan keluar rumah. Situasi sempat menegangkan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Mustaqim, salah satu saksi mata, menjadi orang pertama yang melihat gejala kebakaran tersebut. Ia menyebut asap pekat muncul dari lubang kecil dekat ventilasi di lantai dua, disertai percikan api kecil yang terlihat jelas dari kejauhan.
“Asap sempat tebal, makanya warga langsung melapor. Khawatir apinya merembet ke bangunan lain, soalnya posisi rukonya berdempetan,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa ini. Berdasarkan identifikasi awal, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada unit AC di salah satu kamar lantai dua.
“Untungnya api belum sempat menyebar. Kami langsung lakukan penanganan begitu laporan masuk. Tidak ada barang yang terbakar, hanya penguat listrik di area AC yang hangus,” jelas Amiluddin.
Ia menambahkan, meski tampak kecil, percikan dari korsleting AC sangat berpotensi memicu kebakaran besar jika tidak segera ditangani, terlebih pada bangunan ruko yang saling berhimpitan.
Untuk memadamkan api dan memastikan tidak ada titik panas tersisa, Disdamkartan mengerahkan 12 personel lengkap dengan tiga unit armada pemadam. Tim bergerak cepat melakukan pendinginan dan memastikan seluruh area aman dari potensi kebakaran susulan.
Petugas juga melakukan pengecekan instalasi listrik di ruangan terdampak dan memberi imbauan kepada pemilik ruko agar melakukan perawatan rutin perangkat listrik untuk mencegah kejadian serupa.
Berkat respons tangkas tim Disdamkartan, kebakaran berhasil dicegah sebelum menjalar ke area lain. Aktivitas warga dan pedagang di sekitar lokasi kini kembali normal.
“Yang penting tidak ada korban dan situasi cepat tertangani. Ini juga jadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama perangkat seperti AC yang bekerja terus-menerus,” tutup Amiluddin. (Adv)




