KAREBAKALTIM.com, Penajam Paser Utara – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, penanganan kerusakan di ruas jalan Kuaro–Kademan–Penajam terus dipercepat.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melalui PPK 1.3 melakukan perbaikan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan pengendara.
Pengerjaan dilakukan secara intensif, terutama pada malam hari. Berdasarkan pantauan di lapangan, alat berat jenis tandem roller tampak memadatkan lapisan aspal baru yang masih mengeluarkan uap panas.
Petugas lapangan mengenakan rompi keselamatan dan mengatur arus kendaraan dengan sistem buka tutup menggunakan kerucut pengaman guna menjaga keselamatan selama proses perbaikan berlangsung.
PPK 1.3 BBPJN Kaltim, Eko Santoso, menjelaskan bahwa langkah percepatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran.
“Kami melakukan inspeksi rutin di titik-titik rawan. Jika ditemukan lubang yang membahayakan, langsung kami tangani melalui perbaikan cepat agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan,” kata Eko, Kamis (26/2) Kemarin.
Ia menambahkan, pekerjaan pada malam hari dipilih untuk mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus mempercepat penyelesaian.
“Kalau dikerjakan siang hari, arus kendaraan cukup padat karena ini jalur strategis. Dengan pengerjaan malam, proses bisa lebih cepat dan pengguna jalan tetap bisa melintas meski diberlakukan sistem buka tutup,” jelasnya.
Selain itu, kondisi suhu yang lebih rendah pada malam hari dinilai lebih mendukung proses pemadatan aspal sehingga hasilnya lebih maksimal dan memiliki daya tahan lebih baik.
Ruas Kuaro–Kademan–Penajam sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah dan kerap dilalui kendaraan logistik maupun kendaraan pribadi.
Dengan percepatan penanganan ini, diharapkan kondisi jalan semakin mantap sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
“Target kami sebelum puncak arus mudik, titik-titik rawan sudah tertangani. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” tutupnya. (Bey)



