Hilang Dari AMDAL PLTU, Komisi III Minta Pemkot Telusuri Lok Tunggul

KAREBAKALTIM.com – Permukiman warga Loktunggul hilang dalam dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Hal tersebut pun menuai sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina menegaskan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang segera menelusuri hilangnya Kampung Loktunggul pada AMDAL Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Kadere.

Padahal, kata politisi yang akrab disapa Atos ini kampung yang berada di Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan tersebut sampai sekarang masih dihuni oleh warga.

“Harus diusut, kenapa bisa hilang dari AMDAL. Sementara masih ada warga bermukim di lokasi itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/9/2023).

Oleh karena itu, Atos meminta pemerintah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan koordinasi. Pasalnya selain dihuni warga, sebagian penduduk masih mengenyam pendidikan.

“Masalah ini tidak bisa didiamkan, karena sekolah juga masih ada ada sampai saat ini,” sebutnya.

Lebih jauh, ia menekankan perlu ada rapat khusus dengan semua pihak terkait untuk membahas lebih rinci mengapa Kampung Loktunggul sampai lenyap dalam AMDAL pembangunan perusahaan. Sedangkan permukiman itu sudah ada sejak tahun 1975 silam.

Sebagai informasi, aktivitas keseharian masyarakat Loktunggul yakni nelayan. Mencari nafkah di lautan, terlebih semenjak PLTU berdiri masyarakat harus lebih jauh mencari ikan dan sebagainya. (ADV)

Penulis: Mira

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
22,900SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles