KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Warga di kawasan Black Bear, Kelurahan Loktuan, sempat dibuat panik pada Rabu (7/11/2025) pagi. Seekor ular piton berukuran besar ditemukan melintas di area padat aktivitas masyarakat. Tak ingin menimbulkan kepanikan lebih luas, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang langsung turun tangan mengevakuasi hewan liar tersebut.
Laporan penemuan ular diterima sekitar pukul 10.43 Wita dari seorang warga bernama Nomang. Tak butuh waktu lama, regu Pos Loktuan bergerak cepat menuju lokasi dua menit kemudian. Setibanya di tempat kejadian, tim segera melakukan pengamanan area agar warga tidak mendekat, sebelum memulai proses penangkapan.
Evakuasi berlangsung singkat dan berjalan lancar. Sekitar pukul 11.00 Wita, ular piton berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan atau cedera. Penanganan dilakukan menggunakan peralatan manual dan kendaraan pribadi, karena lokasi terbilang mudah dijangkau.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin melalui Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Sarkani menyebut pihaknya selalu siap siaga menerima laporan warga terkait keberadaan satwa berbahaya.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Begitu ada laporan, tim langsung kami gerakkan agar tidak menimbulkan risiko,” ujar Sarkani.
Ia menambahkan, kemunculan ular liar sering terjadi di wilayah yang dekat dengan semak atau lahan kosong. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mencoba menangani sendiri.
“Menangkap ular, apalagi jenis piton, harus dilakukan dengan teknik yang benar. Jika menemukan, segera hubungi Disdamkartan agar bisa kami tangani dengan aman,” tambahnya.
Dalam operasi ini, empat personel diterjunkan untuk memastikan proses berjalan aman hingga lokasi benar-benar steril. Ular kemudian dipindahkan ke area yang lebih aman agar tidak mengganggu aktivitas warga.
Kejadian ini kembali menjadi bukti bahwa Disdamkartan Bontang tak hanya memadamkan api, tetapi juga melindungi masyarakat dari ancaman hewan berbahaya di lingkungan sekitar.



