KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam merespons laporan masyarakat. Pada Jumat (28/11/2025), seekor biawak berhasil dievakuasi dari kawasan permukiman di Jalan Pangendaran 1 Nomor 166 RT 13, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan.
Laporan diterima dari Amran, anggota Regu 3, yang mengetahui adanya biawak yang masuk ke area rumah warga dan berpotensi membahayakan keselamatan penghuni. Merespons laporan tersebut, tim rescue Regu Alva Pos Berbas langsung bergerak menuju lokasi menggunakan berbagai armada untuk mempercepat proses penanganan.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, mengatakan bahwa proses evakuasi berjalan lancar dan aman tanpa menimbulkan korban. “Petugas berhasil mengevakuasi satu ekor biawak dengan aman. Tidak ada korban maupun kerusakan yang ditimbulkan,” kata Sarkani kepada wartawan.
Dalam operasi tersebut, Disdamkartan mengerahkan tujuh personel untuk melakukan penanganan langsung di lokasi. Mereka adalah M Syaddam sebagai komandan regu, Haris Jaini, Zulkifli Rizki, Ahmad Mustofa, Mugni Mubarak, Firdaus, dan M Afif.
“Evakuasi dilakukan sesuai prosedur keselamatan standar. Biawak adalah satwa liar yang bisa bersifat agresif, sehingga penanganannya harus hati-hati,” jelasnya.
Armada yang digunakan untuk menjangkau lokasi antara lain kendaraan pribadi, sepeda motor trail, serta satu unit mobil pemadam (fire unit). Lokasi permukiman yang cukup sempit menjadi pertimbangan dalam pemilihan armada.
Menurut Sarkani, kemunculan satwa liar seperti biawak ke kawasan permukiman biasanya disebabkan oleh terganggunya habitat asli atau karena mencari sumber makanan.
“Biasanya biawak keluar dari habitatnya karena faktor lingkungan, seperti perubahan cuaca dan berkurangnya sumber makanan. Warga perlu tetap waspada,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengusir atau menangkap satwa liar secara mandiri. “Jika menemukan satwa berbahaya, sebaiknya segera laporkan ke Disdamkartan agar ditangani oleh petugas yang terlatih,” tegasnya.
Disdamkartan Bontang memastikan pelayanan siaga 24 jam untuk seluruh warga, baik dalam kondisi kebakaran, evakuasi satwa, maupun kondisi darurat lainnya. “Kami siap melayani masyarakat kapan pun dibutuhkan,” pungkas Sarkani.




