KAREBAKALTIM.com, Jakarta — Unggahan akun milik Magdalene di Instagram kembali muncul setelah sempat dibatasi aksesnya oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan dalih aduan masyarakat. Pemimpin Redaksi Magdalene, Devi Asmarani, dikutip dari tirto.id menegaskan, kembalinya akses konten tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan pers di Indonesia.
“Karena ketika ada munculnya kebijakan atau sistem pemerintahan yang bisa memungkinkan hal seperti yang Magdalene alami terjadi, itu berarti ada alat atau perangkat yang digunakan bagi pemerintah untuk menguasai akses informasi bagi publik,” ujar Devi kepada wartawan Tirto, Kamis (9/4/2026).
Devi menyatakan pembatasan konten yang dialami Magdalene menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak bahwa kebebasan pers adalah instrumen krusial yang tidak bisa dianggap sepele. Menurut Devi, proses penanganan konten jurnalistik melalui mekanisme take down atau restriksi oleh platform akibat kebijakan pemerintah, cenderung dilakukan secara arbitrer.
Ia mengingat pentingnya keterlibatan Dewan Pers dalam setiap proses verifikasi maupun penanganan aduan produk jurnalistik agar tidak terjadi delegitimasi terhadap media independen berskala kecil. Melalui keterangan resmi di akun Magdalene, redaksi mengonfirmasi bahwa per hari ini, 9 April 2026 pukul 14.02 WIB, unggahan yang memuat publikasi liputan investigasi Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) terkait kasus aktivis KontraS, Andrie Yunus, telah dapat diakses kembali di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, redaksi menyampaikan apresiasi atas solidaritas yang terbangun merespons kejadian yang menimpa Magdalene. “Seluruh redaksi Magdalene mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan jurnalis, organisasi masyarakat sipil, dan publik atas dukungan yang diberikan,” tulis pernyataan di unggahan Instagram tersebut.
Magdalene berharap kejadian serupa tidak terulang ke depan. Mereka mengingatkan agar setiap tindakan terhadap produk jurnalistik perlu dilakukan melalui mekanisme sengketa pers oleh Dewan Pers. (int)
