KAREBAKALTIM.com, Penajam Paser Utara – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin menegaskan pentingnya keterbukaan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU. Ia mengingatkan seluruh pejabat daerah agar tidak menghindar dari wartawan dan bersikap responsif terhadap kebutuhan konfirmasi maupun permintaan informasi publik.
Penegasan tersebut disampaikan Waris menyusul adanya keluhan dari sejumlah awak media yang mengaku kerap kesulitan memperoleh informasi terkait isu-isu daerah maupun agenda resmi pemerintahan.
Menurutnya, kondisi itu tidak boleh dibiarkan karena komunikasi publik merupakan bagian tak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan yang baik.
“Pejabat itu harus responsif. Kalau ada yang diminta konfirmasi, jangan lari. Sampaikan saja yang bersifat umum,” ujar Waris, Rabu (14/1) saat ditemui diruangannya.
Ia menekankan bahwa seluruh kepala perangkat daerah, badan, hingga tenaga ahli memiliki kewajiban untuk menyampaikan informasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Selama informasi tersebut bersifat publik dan tidak melanggar ketentuan, menurutnya tidak ada alasan untuk menutup diri.
“Saya instruksikan semua SKPD, badan, dan tenaga ahli agar menyampaikan informasi yang ada di lingkup dinasnya. Kalau sifatnya publik, tidak apa-apa. Sampaikan saja,” tegasnya.
Waris bahkan membuka ruang bagi wartawan untuk melaporkan secara langsung apabila menemukan pejabat yang enggan memberikan keterangan. Ia memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kalau ada yang menghindar atau menolak, laporkan ke saya. Akan saya panggil,” katanya.
Lebih lanjut, Waris mengingatkan bahwa sikap terbuka terhadap media juga menjadi salah satu indikator penilaian kinerja pejabat. Hal ini dinilai penting, terutama menjelang rencana mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemkab PPU dalam waktu dekat.
“Jangan sampai ada yang menutup diri. Ini menyangkut transparansi pemerintahan dan kepercayaan publik,” tuturnya.
Selain itu, Waris juga mengarahkan kepada ajudannya agar lebih aktif membagikan jadwal kegiatan dan agenda harian Pemerintah Kabupaten PPU kepada para awak media.
Langkah tersebut dinilai penting agar media dapat dengan mudah mengetahui kegiatan pemerintahan dan menyampaikannya kepada masyarakat.
“Kalau bisa jadwal kegiatan itu dibagikan ke wartawan, supaya mereka tahu hari ini ada kegiatan apa. Agenda itu juga bisa terdokumentasikan dengan baik. Kalau ada beritanya, tentu itu bagus,” tandasnya. (Bey)
