KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam menjaga keselamatan warga selama September 2025. Tidak hanya menangani pohon tumbang, petugas juga melakukan tindakan preventif dengan mengevakuasi dua pohon yang berpotensi tumbang di wilayah rawan.
Dua titik lokasi penanganan berada di Jalan DI Panjaitan, Bontang Kuala, dan Jalan Mahoni, Satimpo. Kedua pohon tersebut dinilai berisiko roboh ke badan jalan maupun permukiman warga, sehingga dilakukan penanganan sebelum menimbulkan korban.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, menjelaskan bahwa langkah preventif jauh lebih efektif dibanding menunggu pohon tumbang dan memicu kerusakan. “Kami lebih mengutamakan upaya pencegahan. Begitu kami menerima laporan pohon miring atau rapuh, langsung kami tindaklanjuti,” katanya.
Dalam dua kegiatan tersebut, Disdamkartan mengerahkan dua unit armada rescue dengan total personel antara enam hingga sembilan petugas di setiap penanganan.
Waktu yang dibutuhkan untuk proses evakuasi pun bervariasi, mulai dari yang tercepat 50 menit hingga yang terlama mencapai 3 jam 15 menit. Lamanya waktu dipengaruhi oleh ukuran pohon, tingkat kerawanan lokasi, serta akses alat berat atau gergaji mesin.
“Pohon besar yang berada dekat bangunan memerlukan teknik khusus agar tidak merusak rumah warga,” jelas Amiluddin.
Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan pohon miring, akar terangkat, atau cabang besar yang rapuh. “Jangan tunggu sampai roboh,” tegasnya.
Selain penanganan pohon berpotensi tumbang, Disdamkartan Bontang sepanjang September juga melakukan berbagai operasi rescue lain seperti evakuasi hewan liar, pemusnahan sarang tawon, hingga pembukaan pintu dan rolling door.
Amiluddin menambahkan bahwa kesiapsiagaan petugas terus ditingkatkan, khususnya pada musim hujan. “Kami siaga 24 jam untuk melindungi keselamatan warga,” tutupnya.
Dengan kerja cepat dan preventif, Disdamkartan Bontang berharap risiko kecelakaan akibat pohon tumbang bisa ditekan semaksimal mungkin.



