KAREBAKALTIM.co, BONTANG — Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota, Agus Haris menghadiri Rapat Paripurna Ke-15 Masa Sidang III DPRD Kota Bontang Tahun 2025.
Rapat tersebut digelar pada Selasa (19/8/2025) di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor DPRD Kota Bontang. Dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, didampingi Wakil Ketua Maming, serta dihadiri 18 anggota DPRD dari 25 anggota sehingga memenuhi kuorum.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2025.
Wali Kota mengaitkan rapat paripurna dengan momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Kata dia, pentingnya mengenang jasa para pahlawan dan mengajak seluruh pihak mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata untuk kemajuan Kota Bontang.
Dalam penyampaiannya, Wali Kota menjelaskan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dilatarbelakangi oleh efisiensi belanja sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.
Evaluasi semester I tahun berjalan yang menunjukkan perlunya pergeseran anggaran agar lebih tepat sasaran, serta penyelarasan dengan visi-misi Kepala Daerah 2025-2030.
Selain itu, perubahan ini juga merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepakatan Bersama Perubahan KUA dan PPAS yang ditandatangani pada 7 Agustus 2025
Adapun tujuan utama perubahan APBD 2025 adalah menyinkronkan APBD Kota Bontang dengan APBN 2025 dan APBD Provinsi Kalimantan Timur.
Pemerintah berkomitmen menjalankan prinsip efisiensi dan efektivitas dengan fokus pada enam program prioritas pembangunan daerah, yaitu:
1. Bontang Pintar, peningkatan mutu pendidikan.
2. Bontang Sehat, transformasi layanan kesehatan.
3. Menata Bontang, pembangunan dan penataan infrastruktur serta lingkungan.
4. Pelayanan Publik yang Prima penguatan ASN tangguh, transparansi, dan tata kelola pemerintahan yang baik.
5. Komitmen Bontang, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi.
6. Inovasi Bontang, pengembangan budaya riset, teknologi, dan daya saing daerah.
Menutup sambutannya, Wali Kota berharap pembahasan Raperda Perubahan APBD ini dapat berjalan lancar antara DPRD dan Pemerintah Kota Bontang.
“Semoga APBD Perubahan 2025 dapat dikelola secara efektif, efisien, dan akuntabel demi kepentingan masyarakat. Mari kita semua bersatu membangun Kota Bontang yang lebih baik,” pungkasnya. (Adv)
