KAREBAKALTIM.com,BONTANG Seorang warga bernama Thalib (66) mengalami kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Tanjung Laut pada Jumat (14/11/2025) malam. Kejadian ini membuat warga sekitar panik karena korban ditemukan dalam kondisi lemas di tepi jalan. Insiden tersebut pertama kali dilaporkan oleh anggota Relawan Kebakaran (Redkar), Jusbar, yang segera meminta bantuan ambulans dan tim medis Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang.
Laporan masuk ke pos komando Disdamkartan pada pukul 20.11 Wita. Hanya satu menit setelah laporan diterima, ambulans medis Regu 3 langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim tiba pada pukul 20.27 Wita dan langsung melakukan penilaian kondisi korban.
Komandan Kompi Disdamkartan Bontang, Norman, menjelaskan bahwa korban mengalami cedera yang membutuhkan penanganan cepat.
“Informasi dari tim di lapangan, korban ditabrak kendaraan ketika hendak menyeberang jalan. Ada luka lecet di kepala dan tangan, serta patah tulang pada pergelangan tangan kiri,” terangnya.
Setibanya di lokasi, tim medis segera memberikan pertolongan pertama. Mereka melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi vital korban tetap stabil. Luka lecet pada kepala dan tangan dibersihkan, lalu ditutup dengan kasa steril guna mencegah infeksi. Untuk cedera pada tangan kiri, petugas memasang bidai agar posisi tulang tetap stabil selama proses evakuasi.
Selama perjalanan menuju fasilitas kesehatan, tim medis terus memantau perkembangan korban.
“Tim melakukan pengecekan saturasi oksigen dan memberikan suplai oksigen agar pernapasan korban tetap terjaga,” jelas Norman.
Proses evakuasi selesai pada pukul 21.30 Wita, dan korban langsung dibawa ke RS PKT untuk mendapatkan penanganan lanjutan dari tenaga medis rumah sakit.
“Pertolongan pertama dilakukan sesuai SOP. Setelah itu korban dievakuasi ke RS PKT demi memastikan penanganan lebih intensif,” tambah Norman.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyeberang jalan, terutama di area dengan arus kendaraan padat.
“Kami mengimbau warga untuk selalu waspada, apalagi pada malam hari ketika jarak pandang pengendara lebih terbatas,” tutupnya.
Dengan respons cepat ini, Disdamkartan Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan kedaruratan yang sigap dan profesional, baik dalam penanganan kecelakaan maupun kondisi darurat lainnya



