KAREBAKALTIM.com, Bontang – Aksi cepat kembali ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang dalam memberikan layanan darurat kepada masyarakat. Seorang warga di kawasan Bontang Kuala harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan sakit perut hebat yang diduga berkaitan dengan komplikasi penyakit yang dideritanya, Selasa (25/11/2025) pagi.
Laporan permintaan bantuan ambulans medis diterima sekitar pukul 07.40 Wita dari Ryan Muhammad, anggota rescue Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim medis Regu 4 langsung diberangkatkan hanya dua menit kemudian menuju lokasi kejadian.
Berkat kecepatan respons, ambulans medis tiba di Bontang Kuala pukul 07.45 Wita. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi pasien. Dari hasil observasi, pasien mengeluhkan nyeri hebat di bagian perut dan pihak keluarga menyampaikan adanya riwayat komplikasi penyakit.
Petugas kemudian melakukan pengecekan saturasi oksigen dan memberikan oksigen tambahan guna menstabilkan kondisi pasien sebelum dilakukan evakuasi lanjutan. Sekitar pukul 08.24 Wita, pasien berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, mengatakan bahwa layanan medis darurat menjadi salah satu fokus utama pihaknya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami tidak hanya fokus pada kebakaran dan rescue, tetapi juga pelayanan medis darurat. Tindakan cepat harus dilakukan untuk memastikan keselamatan pasien, apalagi jika ada indikasi komplikasi penyakit,” ujar Sarkani saat dikonfirmasi, Selasa siang.
Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel serta ketersediaan armada ambulans menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan evakuasi medis. Menurutnya, kecepatan waktu respons sangat menentukan kondisi pasien, terutama dalam kasus darurat.
“Alhamdulillah, tim bergerak cepat dan pasien sudah kami serahkan ke pihak rumah sakit. Semoga segera mendapat penanganan optimal dan kondisinya membaik,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, dua personel diterjunkan ke lokasi, yakni Ariatul Ikhsan dan Arby Setiawan, yang bertugas melakukan pemeriksaan awal serta pendampingan selama proses evakuasi.
Sarkani juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan darurat apabila menemukan kondisi membahayakan keselamatan jiwa.
“Silakan hubungi layanan darurat Damkar Bontang jika membutuhkan bantuan. Kami siap 24 jam untuk melayani masyarakat,” tegasnya.
Aksi tanggap ini kembali membuktikan bahwa peran Damkar Bontang tidak terbatas pada pemadaman api, namun juga sebagai garda depan dalam penyelamatan dan layanan kemanusiaan bagi warga Kota Taman. (Adv)




