KAREBAKALTIM.com, BONTANG Respons cepat kembali ditunjukkan Tim Rescue Regu 1 ALPA Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang dalam menangani kejadian darurat non-kebakaran. Jumat (14/11/2025) malam, petugas menerima laporan bahwa sebuah roling door tidak dapat dibuka di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Laut.
Insiden tersebut dilaporkan oleh seorang warga bernama Fadli, yang kebingungan karena akses masuk ke bangunannya mendadak macet dan sulit dibuka. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu keamanan bangunan maupun aktivitas di dalamnya.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut bahwa segala bentuk gangguan akses yang berpotensi membahayakan warga wajib mendapatkan respons cepat.
“Laporan masuk menjelang tengah malam. Situasi seperti ini tetap harus ditangani segera karena menyangkut akses dan keamanan,” ujarnya.
Setelah laporan diterima, regu piket langsung dikerahkan menuju lokasi. Petugas berangkat sekitar pukul 23.45 Wita dengan menggunakan satu unit kendaraan rescue. Sesampainya di lokasi, tim segera melakukan pengecekan teknis untuk memahami penyebab utama macetnya roling door tersebut.
Pemeriksaan awal mencakup inspeksi rel pintu, sistem pengunci, hingga struktur rangka. Tim kemudian melakukan pembukaan manual secara hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan tambahan pada pintu maupun bangunan.
Komandan Kompi Disdamkartan, Norman, menjelaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan sesuai standar operasional.
“Pembukaan roling door yang macet berhasil dilakukan tanpa kerusakan tambahan. Penanganan selesai sekitar pukul 00.10 Wita,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi roling door yang macet bisa membahayakan jika tidak segera ditangani, terutama bila menjadi akses utama bangunan yang masih digunakan atau menyimpan barang berharga.
Disdamkartan Bontang menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya bertugas menangani kebakaran semata. Layanan kedaruratan non-kebakaran—mulai dari evakuasi teknis, pembukaan akses, penanganan hewan liar, hingga bantuan medis—menjadi bagian dari komitmen mereka dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami siap membantu kapan pun warga membutuhkan. Apa pun bentuk kedaruratannya, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” pungkas Norman.
Dengan respons cepat ini, Disdamkartan Bontang kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan penanganan kedaruratan di Kota Taman



