KAREBAKALTIM.com,BONTANG – Sebuah pohon kelapa yang berdiri tepat di depan rumah warga di Jalan Selat Karimata, Kelurahan Tanjung Laut, akhirnya dieksekusi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Selasa (18/11/2025).
Penanganan dilakukan setelah Ketua RT setempat, Pak Sahril, melaporkan bahwa pohon tersebut membahayakan aktivitas warga dan dikhawatirkan roboh sewaktu-waktu.
Mendapat laporan pada pagi hari, Tim Rescue Regu 1 (Alpa) langsung diterjunkan ke lokasi dengan satu unit kendaraan rescue. Mereka berangkat pada pukul 09.10 WITA dan tiba tidak lama kemudian untuk melakukan assessment kondisi pohon.
Keberadaan pohon kelapa setinggi lebih dari 10 meter itu dianggap mengancam keselamatan warga karena posisi condong ke arah pemukiman.
Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, yang turun langsung dalam penanganan tersebut, menjelaskan pentingnya eksekusi cepat untuk mencegah risiko kecelakaan.
“Kami menerima laporan dari RT bahwa pohon kelapa di depan rumah warga berpotensi tumbang. Tim langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Dalam prosesnya, petugas harus bekerja dengan hati-hati karena area sekitar rumah cukup padat dan akses pemotongan harus dilakukan dengan teknik yang aman. Koordinasi antara Rescue Regu 1 dan personel medis, Tri Ayu, dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang berada di zona rawan selama eksekusi berlangsung.
Pemotongan pohon dilakukan secara bertahap untuk menghindari risiko bagian pohon jatuh dan mengenai rumah warga. Meski membutuhkan ketelitian ekstra, seluruh rangkaian eksekusi berjalan lancar. Pada pukul 09.45 WITA, pohon kelapa berhasil dieksekusi sepenuhnya dan lokasi dinyatakan aman.
Sarkani menuturkan bahwa laporan seperti ini harus segera disampaikan oleh warga agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Ia menegaskan bahwa Disdamkartan Bontang tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai potensi bahaya lain seperti pohon tumbang, hewan liar, hingga layanan medis darurat.
“Keselamatan warga adalah prioritas kami. Selama ada laporan, tim akan selalu siap membantu,” tegasnya.
Penanganan kali ini juga melibatkan Pak Norman dan seluruh personel Rescue Regu 1. Dengan komitmen kuat dari seluruh tim, kegiatan eksekusi pohon yang berpotensi membahayakan ini dapat diselesaikan tanpa insiden. (Adv)




