SAMARINDA – Kaltim Paradise of The East 2023 telah resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni yang mewakili Pj Gubernur Kaltim.
Acara yang digelar selama 3 hari ini, diselenggarakan oleh Perwakilan Bank Indonesia Kaltim.
Acara diselenggarakan di Atrium Utama Big Mall Samarinda, beberapa waktu lalu.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltim, Sekda Sri Wahyuni menyampaikan terimakasih serta memberikan apresiasi kepada BI Perwakilan Kaltim yang sudah menggelar Kaltim Paradise of The East 2023, termasuk juga para pelaku UMKM yang sudah mengikuti kegiatan.
“Kaltim Paradise of The East 2023, adalah momentum untuk memperkenalkan produk-produk kita kepada masyarakat Kaltim maupun luar Kaltim,” ujarnya.
Untuk pengembangan ekonomi kreatif, Pemprov Kaltim lewat Dinas Pariwasata sudah mengaktivasi Kreatif Hub di eks Bandara Temindung, dengan persiapan tersebut, harapannya BI Perwakilan Kaltim maupun pihak perbankan lainnya bisa mengupayakan kegiatan komunitas kreatif di eks Bandara Temindung Samarinda.
“Kalau sebelumnya catwalk untuk fashion show di taman Olah Bebaya Samarinda, di eks Bandara Temindung juga bisa dibuat,” ujarnya.
Selain di sana tak akan mengganggu ketertiban umum, juga memiliki potensi sebagai lokasi konser.
Disperindagkop UKM juga sedang mempersiapkan galeri bagi UMKM di eks Kantor Disperindagkop UKM Kaltim yang ada di Jalan Basuki Rahmad Samarinda.
“Kita berharap Dekranasda untuk melakukan kurasi. Kita bisa mewadahi semua produk UMKM, tetapi hanya yang terkurasi dengan baik, bisa masuk digaleri UMKM Kaltim,” ucapnya.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Hendrik Sudaryanto, menuturkan Kaltim Paradise of The East 2023 sebagai upaya untuk menggerakkan serta mendorong produk lokal, terutama pemberdayaan UMKM Kaltim, dan juga Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI).
“Kaltim Paradise of The East 2023, kita lakukan sebagai upaya dan peluang khususnya pengembangan UMKM, sektor pariwisata dan potensi ekonomi,” paparnya.
Sekaligus ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota maupun instansi terkait untuk mendukung naiknya kapasitas UMKM yang ada di Kaltim.
(Eny/Advertorial/Diskominfo Kaltim)



