KAREBAKALTIM.com, Sulteng — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Pulau Puah, Sulawesi Tengah, Kamis pagi (22/1). Menurut rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 21 kilometer timur laut Pulau Puah, dengan koordinat 0,31 Lintang Selatan dan 122,63 Bujur Timur. Guncangan terjadi pada kedalaman sekitar 64 kilometer di bawah permukaan laut. Data ini menunjukkan bahwa gempa berpotensi dirasakan di sejumlah wilayah sekitar.
Dalam keterangan resmi melalui akun media sosialnya, BMKG menjelaskan, meskipun gempa ini cukup kuat, tidak ada potensi gelombang tsunami yang diperkirakan menyusul. Karena lokasi episentrum yang berada di laut dan kedalaman yang relatif dalam.
Dikutip dari detik.com, BMKG juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan yang bisa terjadi dalam beberapa jam hingga hari setelah kejadian gempa besar. Imbauan tersebut diberikan sebagai langkah kehati-hatian untuk keselamatan warga.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun masyarakat setempat di wilayah Sulawesi Tengah dan Gorontalo kemungkinan merasakan getaran, terutama di daerah yang berdekatan dengan pusat gempa. (int/bs)



