KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang kembali menunjukkan perannya dalam mendukung pembangunan daerah. Kali ini, tim Satria Biru diterjunkan untuk membantu proses pembersihan bangunan di atas lahan milik pemerintah di kawasan Pelabuhan Loktuan, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda besar Pemerintah Kota Bontang dalam pengembangan kawasan tersebut menjadi pelabuhan peti kemas. Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin mengatakan bahwa instansinya dilibatkan secara resmi sebagai bagian dari tim terpadu. Sebanyak 15 personel Disdamkartan ikut berpartisipasi dalam proses pembersihan serta pengangkutan sisa material dari bangunan yang dibongkar.
“Kami masuk dalam SK tim, jadi ikut turun langsung membantu di lapangan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Lebih dari sekadar membantu membersihkan, keberadaan tim Disdamkartan juga berfungsi untuk memastikan keamanan dan keselamatan proses pembongkaran, terutama karena beberapa bangunan masih memiliki sambungan listrik aktif.
“Kami juga antisipasi risiko kebakaran. Masih ada kabel listrik dan warga yang melintas di sekitar lokasi, jadi petugas kami siaga penuh sampai PLN memastikan aliran listrik benar-benar aman,” tambahnya.
Amiluddin menyebutkan, seluruh proses pembersihan berjalan tertib dan kondusif. Tidak ada gesekan antara petugas dan warga, sebab sebelumnya pemerintah telah melakukan sosialisasi berulang, tiga kali surat peringatan, serta mediasi dengan masyarakat yang terdampak.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan warga kooperatif,” tegasnya.
Diketahui, total ada 25 bangunan yang berdiri di atas lahan pemerintah dan harus ditertibkan. Proses pembongkaran melibatkan 280 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Satpol PP, TNI-Polri, Dinas Perhubungan, dan Disdamkartan Bontang.
Selain pembersihan bangunan liar, Pemkot Bontang juga menata kawasan sekitar Masjid Terapung Darul Irsyad, yang terletak di sisi kanan pelabuhan. Penataan ini bertujuan memperindah area taman dan parkir agar kawasan tersebut dapat menjadi ikon wisata religi dan maritim yang representatif bagi warga kota.
Melalui keterlibatan Disdamkartan dalam kegiatan ini, pemerintah menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci sukses dalam pembangunan.
“Kami selalu siap mendukung setiap kegiatan pemerintah yang berkaitan dengan keselamatan dan penataan kota. Ini bagian dari tugas kemanusiaan kami,” tutup Amiluddin.
Langkah cepat dan kolaboratif ini menjadi bukti bahwa Disdamkartan Bontang bukan hanya berperan dalam penanggulangan kebakaran, tetapi juga hadir aktif dalam mendukung setiap program pembangunan dan penataan kota demi terciptanya lingkungan yang aman, rapi, dan tertib.



