KAREBAKALTIM.com, Bontang – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang memastikan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi potensi kebakaran di seluruh wilayah kota. Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya mengoperasikan lima pos pemadam yang tersebar strategis untuk mempersingkat waktu respons darurat.
“Kita punya empat pos, yaitu Pos Loktuan, Pos Bontang Barat, Pos Bontang Lestari, dan Pos Berbas. Kalau ditambah dengan Mako, totalnya jadi lima titik layanan,” ujar Amiluddin.
Setiap pos pemadam, kata dia, diperkuat dengan jumlah personel yang memadai. Untuk pos-pos wilayah, jumlahnya 28 personel per pos, yang terbagi dalam beberapa shift. Sementara khusus di Mako Disdamkartan, jumlah personel per shift yaitu 14 orang. Pembagian ini berdasarkan kebutuhan operasional karena Mako berfungsi sebagai pusat komando sekaligus unit pendukung untuk seluruh pos.
“Di Mako ini sifatnya backup. Armada banyak yang standby di sini, jadi personelnya disesuaikan dengan kebutuhan mobilisasi,” jelasnya.
Amiluddin memastikan keberadaan lima pos ini memberi dampak signifikan terhadap kecepatan penanganan insiden kebakaran. Dengan jangkauan yang lebih dekat ke permukiman dan pusat aktivitas warga, waktu respons menjadi jauh lebih cepat dibandingkan periode sebelumnya.
“Alhamdulillah, dengan pos-pos ini penanganan di lapangan jauh lebih efektif. Untuk wilayah Bontang, sistem ini sudah cukup optimal,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa sistem siaga 24 jam tetap diberlakukan di seluruh pos untuk memastikan tidak ada jeda pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, komunikasi antarpos juga terus dipantau sehingga setiap kejadian dapat segera ditindaklanjuti. (Adv)



