KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan kebakaran terus digencarkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang.
Kali ini, melalui Regu 1 Mako, tim terjun langsung memberikan edukasi keselamatan dan penyiraman area dalam kegiatan Kemah Ukhuwah yang digelar SDIT Cahaya Fikri di Bontang Mangrove Park, Jalan Cut Nyak Dien, RT 12, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 Wita dan diikuti dengan antusias oleh para peserta didik. Selain melakukan penyiraman area perkemahan sebagai langkah antisipasi bahaya kebakaran, petugas juga memberikan sosialisasi langsung tentang keselamatan di alam terbuka.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin mengatakan bahwa edukasi sejak dini merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan kesadaran keselamatan, terutama bagi anak-anak yang sedang mengikuti kegiatan luar ruang.
“Kami hadir bukan hanya untuk menyiram area, tetapi juga untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana menghadapi potensi bahaya di sekitar. Anak-anak perlu mengetahui langkah-langkah keselamatan sejak awal,” ujarnya.
Dalam sesi penyuluhan, petugas menjelaskan beberapa hal penting seperti cara aman menggunakan api unggun, langkah meminimalkan risiko kebakaran di area perkemahan, serta prosedur evakuasi jika terjadi keadaan darurat. Penyampaian dilakukan secara interaktif, menggunakan simulasi ringan agar mudah dipahami oleh peserta.
Selain edukasi, penyiraman area sekitar perkemahan juga dilakukan sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi api merembet akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Hal ini sejalan dengan prinsip kerja Disdamkartan Bontang yang mengedepankan pencegahan daripada penanganan setelah kejadian.
“Pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan pemadaman ketika musibah sudah terjadi. Semakin banyak pihak yang tahu dasar keselamatan, semakin kecil kemungkinan terjadinya kebakaran,” tambah Amiluddin.
Ia menegaskan bahwa Disdamkartan Bontang tidak hanya berperan saat kondisi darurat, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi ke sekolah, komunitas, hingga lingkungan masyarakat. Tujuannya agar pengetahuan tentang keselamatan kebakaran bisa menyebar luas dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari warga Bontang.
Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi kepada tim Disdamkartan atas dedikasi dan perhatian yang diberikan. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para siswa karena memberikan pengalaman langsung tentang pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di alam terbuka.
“Materinya ringan tapi sangat relevan dengan kegiatan kemah. Anak-anak jadi tahu bagaimana menjaga keselamatan diri dan teman-temannya,” ungkap salah satu guru pendamping.
Dengan kegiatan seperti ini, Disdamkartan Bontang kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai pemadam kebakaran, tetapi juga sebagai lembaga yang aktif membangun budaya sadar keselamatan di tengah masyarakat.



