KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Warga Jalan Pelabuhan 3, Gang Tembang 6, dibuat panik setelah seekor biawak berukuran besar tiba-tiba masuk ke area rumah warga pada Kamis pagi (13/11/2025). Beruntung, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang segera turun tangan dan berhasil mengevakuasi hewan tersebut tanpa insiden.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, menyebut laporan diterima sekitar pukul 08.40 Wita dari warga bernama Laupe. Sepuluh menit kemudian, tepatnya pukul 08.50 Wita, tim Rescue Regu 3 Mako meluncur ke lokasi menggunakan satu unit mobil pickup Hilux.
“Petugas tiba sekitar pukul 08.55 dan langsung melakukan observasi. Evakuasi bisa diselesaikan dengan aman pada pukul 09.20,” jelasnya.
Menurut Sarkani, kemunculan biawak di kawasan padat penduduk sering memicu ketakutan warga. Selain bentuk tubuhnya yang besar, hewan ini dapat bersifat agresif apabila merasa terancam atau terpojok.
“Biawak termasuk satwa liar yang punya potensi membahayakan jika ditangani tanpa keahlian. Karena itu, petugas memastikan proses evakuasi dilakukan dengan teknik khusus tanpa melukai hewan maupun warga,” terangnya.
Proses penyelamatan berlangsung cukup lancar. Petugas memasang perimeter aman, mengarahkan pergerakan hewan, lalu mengevakuasinya menggunakan alat penangkap khusus. Setelah berhasil diamankan, biawak tersebut dilepas kembali ke habitat yang lebih sesuai agar tidak kembali memasuki kawasan permukiman.
Sarkani mengungkapkan bahwa permintaan bantuan terkait hewan liar kini semakin sering masuk ke layanan darurat Disdamkartan. Mulai dari biawak, ular, kucing terjebak, hingga sarang lebah madu.
“Ini bagian dari tugas penyelamatan nonkebakaran kami. Setiap laporan warga, baik siang maupun malam, akan langsung kami respons,” tegasnya.
Ia sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak menangani sendiri hewan liar yang masuk ke rumah. Menurutnya, tindakan tanpa keahlian justru berpotensi memicu serangan hewan atau menimbulkan cedera pada warga.
“Cukup laporkan melalui layanan 113. Petugas akan datang dan menangani dengan aman,” pesan Sarkani.
Ia berharap warga semakin memahami pentingnya melapor cepat agar potensi bahaya dapat diminimalisir. “Kerja sama masyarakat sangat membantu kami menjaga keselamatan lingkungan,” tutupnya.



