KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Respons cepat kembali ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang. Senin (10/11/2025) pagi, Regu Rescue 2 Mako diterjunkan ke Jalan Adipura 3, RT 06 Kelurahan Bontang Lestari (Pagung), setelah menerima laporan adanya pohon tumbang yang menimpa bangunan masjid di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, menjelaskan laporan resmi diterima dari ketua RT setempat melalui surat pada pagi hari. Pohon berukuran besar yang roboh akibat hujan dan angin kencang itu dikhawatirkan merusak struktur bangunan masjid serta membahayakan warga sekitar.
“Begitu laporan diterima, kami langsung berangkat pukul 08.00 Wita dan tiba setengah jam kemudian. Fokus utama kami adalah keselamatan warga dan mencegah kerusakan lebih parah,” jelas Sarkani.
Setibanya di lokasi, tim segera melakukan asesmen lapangan dan menentukan teknik pemotongan aman agar tidak menimbulkan dampak tambahan. Dengan peralatan lengkap, seperti gergaji mesin (chainsaw), tali pengaman, tangga, serta alat pelindung diri, proses evakuasi dilakukan hati-hati karena batang pohon berada tepat di atas atap bangunan masjid.
Evakuasi berlangsung selama hampir empat jam dan dinyatakan tuntas sekitar pukul 12.30 Wita. Disdamkartan menurunkan satu unit mobil rescue, delapan personel, serta anggota pos Bontang Lestari untuk mendukung proses di lapangan.
Warga setempat memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat dan profesional tim Damkar. Aktivitas ibadah pun kembali normal tanpa ada kerusakan berarti. Sarkani mengingatkan masyarakat agar tidak menangani sendiri situasi berisiko tinggi, terutama di musim hujan yang rawan pohon tumbang.
“Jika ada kejadian serupa, segera laporkan ke Disdamkartan. Kami siap siaga kapan pun demi keselamatan warga,” tegasnya.
Ia menambahkan, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama. Peran Damkar Bontang, kata dia, kini bukan hanya memadamkan api, tetapi juga memastikan keamanan lingkungan dan keselamatan masyarakat dari berbagai potensi bahaya.



