KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Respons cepat kembali ditunjukkan oleh petugas medis Regu Charlie Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang. Mereka berhasil memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan, Kamis (6/11/2025) malam.
Korban diketahui bernama Algi (40), mengalami luka sobek di dagu dan lecet di hidung akibat tabrakan yang terjadi tepat di depan warung nasi goreng Pak Sabar. Setelah menerima laporan dari warga, tiga petugas medis Disdamkartan yakni Anwar, Gunawan, dan Lidia langsung bergegas menuju lokasi tanpa menunggu lama.
Setibanya di tempat kejadian, tim segera melakukan tindakan pertolongan pertama, membersihkan luka korban dan menutupnya dengan kasa steril. Setelah kondisi korban stabil, ia kemudian dibawa ke RS Amalia untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, melalui Kepala Seksi Penyelamatan dan Investigasi, Fitriansyah, menyampaikan apresiasi terhadap kecepatan dan ketepatan petugas di lapangan.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan cepat tanggap terhadap laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keselamatan jiwa. Setiap detik sangat berarti dalam kondisi darurat seperti kecelakaan lalu lintas,” ungkap Fitriansyah.
Ia menegaskan, kesiapan tim penyelamat di lapangan menjadi bentuk nyata komitmen Disdamkartan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bontang. “Kami selalu berusaha agar setiap laporan bisa direspons secepat mungkin, karena keselamatan adalah prioritas utama,” tambahnya.
Selain itu, Fitriansyah juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada saat berkendara, khususnya pada malam hari ketika jarak pandang terbatas dan kondisi jalan cenderung lengang.
“Kami berharap masyarakat selalu berhati-hati di jalan. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa,” imbaunya.
Ia menutup dengan pesan agar masyarakat tak segan melapor bila melihat insiden darurat. “Laporan cepat dari warga sangat membantu kami bergerak lebih awal untuk menyelamatkan korban,” pungkasnya.



