KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Keberadaan sarang tawon kembali membuat warga resah. Kali ini, laporan datang dari Pak Ismail, warga Jalan Selam 3, Kelurahan Loktuan, yang mendapati sarang tawon besar menempel di area rumahnya, Senin (18/11/2025). Kekhawatiran meningkat lantaran tawon kerap agresif saat malam hari dan berpotensi menyengat siapa saja yang melintas.
Mendapat laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang melalui Rescue Regu 4 (Delta) langsung mengerahkan tim menuju lokasi pada pukul 18.40 WITA. Penanganan berlangsung cukup lama karena kondisi lingkungan gelap dan posisi sarang berada di area yang sulit dijangkau.
Meski begitu, tim bekerja sigap dan terukur. Dengan perlengkapan pengaman khusus, petugas perlahan mendekati titik sarang untuk memastikan eksekusi tidak memicu serangan tawon. Setelah melalui serangkaian langkah pengendalian, eksekusi berhasil diselesaikan pada pukul 20.05 WITA.
Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, mengatakan bahwa laporan sarang tawon terus meningkat seiring pergantian musim. “Kami menerima laporan dari warga mengenai keberadaan sarang tawon yang berpotensi membahayakan. Tim langsung bergerak karena sengatan tawon bisa menimbulkan risiko serius, terutama bagi anak-anak dan warga lanjut usia,” ujarnya.
Sarkani menambahkan bahwa eksekusi malam hari membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi. Selain jarak pandang yang terbatas, tawon dapat bereaksi cepat terhadap cahaya dan getaran. “Kami selalu mengutamakan keselamatan petugas dan warga. Proses penanganan dilakukan perlahan dan penuh perhitungan agar tidak terjadi serangan mendadak,” jelasnya.
Armada roda empat dikerahkan untuk mendukung pergerakan tim hingga titik lokasi. Adapun personel yang terlibat dalam eksekusi ini meliputi Abdullah, Yudha S., Misbah, dan Sultan Sadik. Keempat petugas tersebut memastikan area sekitar kembali aman setelah sarang berhasil diamankan.
Warga sekitar, termasuk pelapor, kini merasa lega setelah potensi bahaya tersebut dihilangkan. Disdamkartan mengimbau masyarakat agar segera melapor jika melihat sarang tawon, lebah, atau hewan berbahaya lainnya. “Semakin cepat laporan masuk, semakin kecil risiko yang ditimbulkan,” tutup Sarkani.
Dengan penanganan cepat ini, Disdamkartan kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga keamanan lingkungan permukiman warga di Kota Bontang.



