KAREBAKALTIM.com, BONTANG – Respons cepat kembali ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang melalui Regu Medis 4 pada Senin malam (17/10/2025). Tim diterjunkan setelah menerima laporan adanya anak berusia 7 tahun yang mengalami luka berdarah di bagian kepala saat bermain di rumah keluarganya di Jalan KS Tubun.
Laporan pertama disampaikan oleh Areska, anggota Regu 2 Mako Disdamkartan, yang meminta bantuan tim medis untuk menangani keponakannya bernama Qirsa. Anak tersebut mengalami luka setelah kepalanya terkena gigi saudaranya ketika keduanya sedang bermain. Kondisi itu membuat keluarga panik dan membutuhkan pertolongan cepat agar luka tidak bertambah parah.
Laporan diterima pukul 19.30 WITA. Tanpa menunggu lama, tim medis langsung diberangkatkan menggunakan satu unit ambulans. Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, membenarkan adanya penanganan medis darurat tersebut. “Tim langsung bergerak karena kasus luka pada anak harus ditangani secepatnya,” ujarnya.
Ketika tiba di lokasi, petugas medis mendapati korban dalam kondisi stabil, namun luka di kepala terlihat mengeluarkan darah. Tim kemudian melakukan tindakan pembersihan luka untuk memastikan tidak ada kotoran yang tertinggal. Setelah itu, area luka diberi salap khusus untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah infeksi. Tindakan medis selesai pada pukul 20.00 WITA.
Sarkani menjelaskan bahwa penanganan dilakukan dengan standar medis yang berlaku. “Luka korban berhasil dibersihkan dan ditangani dengan baik,” katanya. Ia menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk selalu mengawasi aktivitas bermain anak, terutama ketika mereka bergerak aktif atau bermain fisik di ruang sempit.
Tiga anggota tim medis yang terlibat dalam penanganan ini adalah Ariatul Ikhsan, Mardiani, dan Arby Setiawan. Ketiganya memastikan kondisi korban aman sebelum meninggalkan lokasi. Keluarga korban pun mengucapkan terima kasih atas respon cepat dari petugas.
Disdamkartan mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan ketika terjadi insiden yang berpotensi membahayakan keselamatan, terutama pada anak-anak. Sarkani menegaskan bahwa pihaknya selalu siap memberikan layanan darurat baik untuk evakuasi maupun penanganan medis. Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya keberadaan regu medis di tubuh Disdamkartan untuk menjamin keselamatan warga di situasi darurat.



