KAREBAKALTIM.com, BONTANG—Ketenangan jamaah di salah satu masjid di Kelurahan Api-Api mendadak terusik setelah seekor biawak ditemukan masuk ke dalam toilet, Senin (17/11/2025) siang. Temuan itu membuat warga panik, terutama karena hewan liar tersebut bergerak aktif dan berpotensi membahayakan siapa pun yang berada di sekitar fasilitas masjid.
Pelapor bernama Agus langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang untuk meminta penanganan cepat. Laporan diterima sekitar pukul 14.40 WITA dan langsung mendapatkan respons dari Rescue Regu 1 (Alpa). Tim pun bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit rescue lengkap dengan perlengkapan evakuasi satwa.
Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, membenarkan adanya evakuasi satwa liar tersebut. Ia menyebutkan bahwa keberadaan biawak di area masjid cukup berisiko, terutama karena ruang toilet yang sempit membuat warga sulit menghindar jika hewan itu tiba-tiba menyerang. “Kami langsung menurunkan tim setelah menerima laporan warga,” ujarnya.
Setibanya di lokasi di Jalan Pencak Silat 4, RT 14 Kelurahan Api-Api, tim segera melakukan pengecekan untuk memastikan posisi biawak. Hewan itu terlihat bersembunyi di sudut toilet, sesekali bergerak dan menunjukkan reaksi defensif. Kondisi tersebut membuat petugas harus ekstra hati-hati dalam melakukan pendekatan.
Evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Tim Rescue menggunakan teknik penanganan satwa untuk menghindari kontak langsung, sekaligus memastikan biawak tidak melukai diri sendiri maupun petugas. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil dan hewan berhasil diamankan sekitar pukul 15.10 WITA.
Sarkani menyebutkan bahwa evakuasi yang dilakukan berjalan lancar. “Biawak berhasil ditangani tanpa insiden,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa laporan cepat dari warga sangat membantu mencegah potensi bahaya.
Petugas yang terlibat dalam operasi ini antara lain Mustofa Setiawan, Padillah S, Vazrin Zoe, Teguh, dan Purba. Setelah hewan berhasil diamankan, area toilet kembali dinyatakan aman dan dapat digunakan oleh jamaah seperti biasa.
Disdamkartan Bontang mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar di lingkungan pemukiman maupun fasilitas umum. Sarkani menekankan pentingnya melapor lebih awal agar penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat. Kejadian ini kembali membuktikan kesiapsiagaan tim Rescue Disdamkartan dalam menangani situasi darurat yang melibatkan satwa berbahaya.



